RiauKepri.com, MERANTI – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti memasuki hari kedua. Di tengah medan yang sulit dan panas terik, para petugas gabungan dari berbagai instansi menunjukkan dedikasi tinggi dalam memadamkan api yang melahap sekitar satu hektare lahan.
Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tebing Tinggi Barat, IPTU Iskandar Nopianto, atas perintah Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH. Kegiatan pendinginan dimulai sejak Sabtu pagi, 19 Juli 2025, sekitar pukul 08.30 WIB, dan berlangsung hingga selesai di lokasi Jalan Poros Alai Mengkikip, Desa Tanjung Peranap.
Sebanyak 24 personel diterjunkan untuk melakukan pendinginan dan pencegahan agar api tidak kembali meluas. Mereka terdiri dar, 6 personel Polri, 1 personel TNI, 8 Personel BPBD, dan 9 Orang Masyarakat Peduli Api (MPA).
Beragam peralatan pemadam digunakan, di antaranya 4 unit mesin air ministerek, 3 unit mesin Robin, 1 unit mesin 9 HP, serta 53 roll selang.
Hingga saat ini, api telah berhasil dipadamkan, meski masih terdapat sisa asap di beberapa titik. Langkah perintisan skat batas pun telah dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran lanjutan.
Potret para petugas yang beristirahat di sela-sela tugas berat mereka menggambarkan sisi kemanusiaan dalam perjuangan melawan karhutla. Kelelahan tergambar jelas di wajah mereka, namun semangat untuk menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat tetap menyala.
Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat IPTU Iskandar Nopianto menyebutkan kalau situasi saat ini sudah padam dan masih dilakukan pendingin dilokasi.
“Anggota bersama Petugas lain masih berada dilokasi, sampai saat ini Proses pendinginan masih terus berlanjut,” jelas Kapolsek Tebingtinggi Barat IPTU Iskandar. (RK12)








