Menu

Mode Gelap
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah 3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 13 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada Kecelakaan Tunggal di Pelalawan, Sepasang Karyawan Bank Tewas

Batam

Wali Kota Batam Dorong Guru Jadi Role Model Moral: Bukan Sekadar Pengajar

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadiri kegiatan Penguatan Budi Pekerti Guru di Masjid Tunwirun Naja (Tanjak). F: Ist Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadiri kegiatan Penguatan Budi Pekerti Guru di Masjid Tunwirun Naja (Tanjak). F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menekankan pentingnya peran guru sebagai pilar moral di tengah masyarakat, bukan hanya sekadar pengajar di kelas. Dalam kegiatan Penguatan Budi Pekerti Guru yang digelar di Masjid Tunwirun Naja (Tanjak), Sabtu (26/7/2025), Amsakar menyampaikan bahwa karakter guru yang kuat akan menentukan arah pembentukan generasi masa depan.

“Guru bukan hanya menyampaikan ilmu, tapi juga menjadi teladan hidup bagi murid dan lingkungan sekitar. Jika satu saja bermasalah, maka bisa mencoreng citra profesi guru secara keseluruhan,” ujar Amsakar.

Mengutip semboyan Ki Hadjar Dewantara, “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”, Amsakar menegaskan bahwa peran guru sangat strategis—baik sebagai teladan, inspirator, maupun motivator.

Ia menilai pendidikan sebagai investasi terbesar Kota Batam. Sejumlah program pendidikan terus digulirkan, mulai dari seragam gratis, subsidi SPP sekolah swasta, hingga beasiswa. Menurutnya, keberhasilan mencetak SDM unggul akan membuka jalan bagi masa depan Batam yang lebih cerah.

“Kalau semua pihak bersinergi, kita bisa lahirkan generasi Batam yang bukan hanya cerdas, tapi juga berkarakter kuat,” ungkapnya.

Amsakar juga menyoroti keberhasilan proses PPDB 2025 yang berlangsung tanpa gejolak. Ia menilai kesuksesan itu sebagai buah dari perencanaan yang matang, termasuk kebijakan kompensasi untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengungkapkan kegiatan penguatan budi pekerti bagi guru ini digelar rutin setiap bulan. Namun, baru kali ini dihadiri langsung oleh wali kota.

“Ini jadi momen spesial dan membangkitkan semangat para guru. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menyuplai energi moral melalui tausiyah dan diskusi bersama,” kata Tri.

Dengan penguatan budi pekerti ini, Batam tak hanya membentuk siswa yang pintar, tapi juga pribadi yang bermoral tinggi—dimulai dari sosok guru yang menjadi panutan. (RK6)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solidaritas Lintas Sumatra, Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Pemulihan Aceh

10 Januari 2026 - 09:51 WIB

DPRD Kota Batam Ikuti Sosialisasi Pokir RKPD 2027 Berbasis Sistem Informasi

10 Januari 2026 - 09:29 WIB

Rapat Paripurna Perdana Tahun 2026, DPRD Langsung Usulkan Ranperda LAM Kota Batam

8 Januari 2026 - 08:32 WIB

Kapolda Kepri Pimpin Sertijab dan Pelantikan Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri

7 Januari 2026 - 11:31 WIB

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027 Digelar, DPRD dan Pemko Batam Sepakati Arah Pembangunan

7 Januari 2026 - 08:30 WIB

Trending di Batam