Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil

Tanjungpinang

Busana Melayu Tampil Memukau di Gemerlap Pinang 2025: UGM dan Pemko Tanjungpinang Dorong Fesyen Bernuansa Budaya

badge-check

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, melepas jalan sehat bersama warga di Taman Gurindam 12. F: Ist Perbesar

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, melepas jalan sehat bersama warga di Taman Gurindam 12. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Budaya Melayu bukan hanya warisan sejarah, tapi juga potensi ekonomi masa depan. Hal inilah yang menjadi sorotan dalam acara Gemerlap Pinang 2025, yang digelar oleh Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Sabtu (2/8) di Taman Gurindam 12.

Kegiatan yang diawali dengan jalan sehat ini mencapai puncaknya dalam pagelaran busana Melayu yang diikuti oleh 18 perwakilan TP PKK kelurahan se-Kota Tanjungpinang. Tak sekadar parade pakaian adat, acara ini menjadi ruang strategis mempromosikan fesyen Melayu sebagai identitas sekaligus peluang ekonomi.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengapresiasi gagasan ini dan menilai pelestarian budaya melalui pendekatan kreatif seperti fesyen dapat membuka jalur baru bagi ekonomi kreatif daerah.

“Busana Melayu bukan sekadar pakaian, tapi simbol peradaban. Kita harus menjadikannya bagian dari gaya hidup, agar budaya tetap hidup dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menambahkan, promosi budaya tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara lama. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi, sangat dibutuhkan untuk mendigitalisasi dan mengemas ulang warisan budaya agar diminati generasi muda.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM UGM, Ashar Saputra, menyebut bahwa dunia fesyen merupakan pintu masuk efektif untuk mendekatkan budaya kepada generasi milenial dan Gen Z.

“Melalui desain yang kekinian namun tetap menjaga pakem budaya, busana Melayu bisa kembali populer. Jangan sampai kita menjadi tamu di rumah sendiri, sementara budaya luar merajai pasar,” tegas Ashar.

Kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi budaya, di mana makna filosofis tiap warna, kain, dan bentuk tanjak dikenalkan ke publik. Para peserta dan penonton tidak hanya disuguhi keindahan visual, tetapi juga diajak memahami nilai-nilai di balik tiap helai busana.

Ke depan, Pemko Tanjungpinang dan UGM berkomitmen untuk memperkuat sinergi, termasuk dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya. Harapannya, budaya Melayu tak hanya lestari, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang.

Acara ini turut dihadiri kepala OPD, unsur Forkopimda, para lurah, dan tokoh masyarakat. Gemerlap Pinang 2025 menjadi contoh konkret bagaimana warisan budaya bisa dikemas secara modern tanpa kehilangan esensinya. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

22 Juli 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 21 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah, Warga Diminta Tetap Waspada

21 Juli 2026 - 00:01 WIB

J-Robik Perkenalkan Senam Khas Johor di Tanjungpinang

20 Juli 2026 - 20:09 WIB

Merayakan Ulang Tahun ke-83 Rida K Liamsi Lewat Pembacaan Puisi dan Musik

20 Juli 2026 - 12:44 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 19 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Aktivitas Pelayaran Tetap Waspada

19 Juli 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau