Menu

Mode Gelap
Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026 Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan HPN 2026 di Jemaja Berlangsung Meriah, Bupati Aneng Apresiasi Peran Strategis Insan Pers Ribuan Warga Pulau Jemaja Padati Lapangan Bola Kelurahan Letung, Meriahkan Jalan Santai HPN 2026, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

Meranti

Ini Respon Bupati Meranti Terkait Tes Urine dan Judol 

badge-check


					Ini Respon Bupati Meranti Terkait Tes Urine dan Judol  Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Polres Kepulauan Meranti melaksanakan tes urine terhadap aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer, sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintah daerah.

Kegiatan ini diawali dengan tes terhadap ASN dan tenaga honorer dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran. Tes dilakukan di halaman Kantor Bupati, Jalan Dorak, Selatpanjang.

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menjaga lingkungan kerja yang sehat dan bersih dari narkoba guna mendukung kinerja pelayanan publik yang optimal.

“Tes urine ini penting untuk memastikan lingkungan kerja yang sehat dan bersih dari narkoba, demi mendukung kinerja optimal dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Asmar menyampaikan bahwa tes urine akan dilakukan secara bertahap kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Meranti, termasuk pejabat struktural, ASN, dan tenaga honorer.

“Jika ada ASN yang terbukti positif, akan langsung dinonjobkan. Sementara bagi tenaga honorer, sanksinya adalah pemecatan. Ini bentuk komitmen kami agar pemerintah menjadi teladan bagi masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menekankan bahwa jika ditemukan hasil tes yang positif, pihaknya akan menelusuri lebih lanjut untuk mengungkap sumber dan jaringan peredaran narkoba.

“Jika ada yang terbukti, harus diusut tuntas. Dari mana barangnya, siapa pemasoknya, semua harus ditindak tegas,” jelasnya.

Selain isu narkoba, Bupati juga menyoroti meningkatnya kasus judi online (judol) di kalangan ASN dan tenaga honorer.

“Saya sudah menerima banyak laporan soal judol. Pantas saja gaji cepat habis. Ini harus dihentikan demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Ke depan, Pemkab Meranti akan terus melaksanakan tes urine secara berkala di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas

10 Februari 2026 - 21:06 WIB

Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM

10 Februari 2026 - 20:48 WIB

Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Komitmen Bupati Kepulauan Meranti dalam Pembangunan Gudang Bulog

7 Februari 2026 - 06:34 WIB

Festival Perang Air Meranti Kembali Digelar, Masuk Karisma Event Nusantara 2026

6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Trending di Meranti