Menu

Mode Gelap
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah 3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 13 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada Kecelakaan Tunggal di Pelalawan, Sepasang Karyawan Bank Tewas

Siak

Bupati Siak Ungkap Temuan Mengejutkan Soal Penggunaan Mobil Dinas, Ada ASN Kuasai Empat Unit

badge-check


					Bupati Siak Afni Zulkifli mendata mobil dinas di lingkungan Pemkab Siak. F: Ist  Perbesar

Bupati Siak Afni Zulkifli mendata mobil dinas di lingkungan Pemkab Siak. F: Ist

RiauKepri.com, SIAK– Bupati Siak Afni Zulkifli mengungkap sejumlah temuan mengejutkan terkait keberadaan dan penggunaan mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak. Hal ini disampaikannya melalui unggahan di akun Facebook resminya, Kamis (7/8/2025).

Dalam kegiatan pendataan mobil dinas yang tengah dilakukan, Bupati Afni menyampaikan bahwa belum semua kendaraan terkumpul, namun dari hasil awal sudah muncul sejumlah persoalan serius. “Ada ASN yang menguasai lebih dari satu mobil dinas, bahkan sampai empat unit,” ungkap Afni.

Afni membandingkan dengan pengalamannya saat menjabat, di mana hanya meminjam satu mobil tambahan untuk keperluan kerja saja sudah menjadi polemik.
Bupati juga menyoroti kondisi fisik mobil dinas yang dinilainya sudah tidak layak pakai. “Banyak yang sudah seharusnya dilelang, tapi masih dipaksakan jalan. Ada yang kondisinya menyeramkan, seperti dalam film Suzanna,” ujarnya. Seraya menyebutkan ada kendaraan yang diperbaiki seadanya menggunakan lakban dan kabel ties.

Afni menegaskan bahwa Pemkab akan menata ulang peruntukan mobil dinas agar penggunaannya menjadi lebih efisien dan tepat sasaran. Menurutnya, hanya pihak yang berhak yang seharusnya menggunakan fasilitas negara tersebut.

Yang cukup mengejutkan, mobil dinas yang digunakan oleh Bupati sendiri ternyata bukanlah aset resmi Pemkab Siak, melainkan kendaraan sewaan. “Saya baru tahu, ternyata mobil yang saya pakai adalah mobil sewa, dan sudah menunggak delapan bulan. Ternyata ada sekitar 70-an mobil sewa dengan total utang mencapai kurang lebih Rp 4 miliar,” ungkap Afni.

Ke depan, sambung Afni, Pemkab akan mengkaji efektivitas skema penyewaan dan mempertimbangkan untuk tidak membeli mobil dinas baru jika memang tak diperlukan.

Secara khusus, Bupati juga memerintahkan agar mobil dinas digunakan untuk mendukung akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak. “Mobil dinas angkut massal untuk anak sekolah harus bisa menjangkau hingga ke pelosok kampung, dan harus ada unit yang diperuntukkan khusus untuk antar-jemput anak-anak disabilitas,” katanya. Ia bahkan menyatakan akan ikut secara langsung menjemput anak-anak disabilitas ke sekolah dalam peluncuran perdana program ini.

Saat ini, investigasi lebih lanjut masih dilakukan oleh Inspektorat. “Nanti hasil lengkapnya akan diumumkan secara resmi,” ujar Afni. (RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN

13 Januari 2026 - 17:24 WIB

Bupati Siak: Jika Belum Bisa Melayani dengan Baik, Jangan Malu Minta Maaf

12 Januari 2026 - 14:53 WIB

Pengamat: Bupati Afni Wajib ‘Bercuit’ Uang Siak di Pusat Ternyata Tembus Setengah Triliun

11 Januari 2026 - 06:20 WIB

Rangkul Lawan Politik, Bupati Siak: Kami Sudah Move On

8 Januari 2026 - 09:29 WIB

Langkah Optimis PT BSP 2026 Diawali Silaturahmi dengan Dua Camat

8 Januari 2026 - 08:48 WIB

Trending di Pekanbaru