RiauKepri.com, SIAK – Sebuah karya bisa menjadi sekadar gambar. Namun bagi 26 putra-putri Siak, karya yang mereka kirim dalam sayembara logo Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27 bisa menjadi cara untuk meninggalkan jejak pada sejarah daerahnya.
Hingga pendaftaran ditutup Kamis (10/9/2026) pukul 24.00 WIB, panitia mencatat 26 karya diterima dari masyarakat Kabupaten Siak. Karya-karya tersebut kini menunggu penilaian untuk menentukan satu desain yang akan menjadi identitas resmi perayaan Hari Jadi Siak ke-27.
Ketua Panitia Sayembara Logo Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27, Rozi Chandra, mengatakan antusiasme masyarakat justru meningkat pada hari terakhir pendaftaran.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang mengikuti sayembara logo Hari Jadi ke-27 Siak. Karya yang masuk bagus-bagus,” kata Rozi yang juga Kepala Dinas Kominfo Siak, Jumat (11/9/2026).
Menurut Rozi, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan masyarakat ingin ikut mengambil bagian dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Siak yang akan diperingati pada 12 Oktober 2026.
Bagi para peserta, sayembara itu bukan sekadar adu kreativitas membuat logo. Ada kesempatan untuk menuangkan gagasan tentang Siak melalui karya yang nantinya dilihat masyarakat luas dan digunakan dalam rangkaian perayaan hari jadi daerah.
“Biarkan dewan juri dan panitia bekerja secara profesional. Tentu proses seleksi akan dilakukan secara objektif dan transparan,” ujarnya.
Rozi mengatakan panitia akan memastikan karya yang terpilih memenuhi seluruh kaidah dan persyaratan yang telah ditetapkan. Keaslian karya juga menjadi perhatian utama.
Logo yang dikirim peserta harus merupakan karya sendiri dan tidak menjiplak karya orang lain maupun menggunakan desain berbasis kecerdasan buatan atau AI.
“Kami sengaja membuka sayembara logo Hari Jadi Siak tahun 2026 dengan persyaratan peserta yang ikut adalah pemilik KTP Siak. Kami memberikan kesempatan bagi putra-putri Siak untuk menampilkan karya-karya terbaiknya,” kata Rozi.
Persyaratan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak daerah untuk menunjukkan kreativitas sekaligus ikut menentukan bagaimana Siak ditampilkan dalam perayaan hari jadinya.
Satu karya nantinya akan dipilih untuk menjadi wajah Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27. Logo tersebut diharapkan mampu membawa semangat daerah sekaligus merepresentasikan karakter budaya Melayu melalui tagline “Siak Harmoni Melayu Lestari.”
Rozi mengatakan karya terpilih tidak berhenti sebagai sebuah desain. Logo tersebut akan digunakan sebagai identitas resmi dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27.
“Dinas Kominfo sebagai penyelenggara mengapresiasi seluruh karya yang masuk. Bagi yang berhasil, karyanya terpilih, kami siapkan hadiah dan piagam penghargaan yang akan diserahkan pada puncak perayaan Hari Jadi Siak ke-27,” tutupnya. (RK1/*)







