Menu

Mode Gelap
Satgas Anti-Narkoba Riau Dibentuk, Harapan Baru Lindungi Generasi Muda Dari Laporan 110, Polres Meranti ‘Sikat’ Pengedar Sabu di Selatpanjang  Kopiah Sultan Akrobat Narasi di Zaman Kini Jalan Rusak Parah, Warga Kesal: ‘Kemarin Jembatan, Sekarang Jalan Lagi Dirusak PLN’ Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 25 April 2026: Batam–Tanjungpinang Berawan, Natuna dan Anambas Berpotensi Hujan

Nasional

Menbud: Riau Bukan Sekadar Wilayah Administratif, Tapi Jantung Peradaban Melayu

badge-check


					Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Perbesar

Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Pekan Budaya Melayu Serumpun resmi dibuka di Kota Pekanbaru, Jumat malam (8/8/2025), dengan kehadiran Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. Dalam sambutannya, Fadli menegaskan bahwa Riau memiliki posisi sentral dalam sejarah dan kebudayaan Melayu, bahkan menyebutnya sebagai “jantung peradaban Melayu”.

“Riau bukan hanya sebuah wilayah di peta Indonesia, tapi jantung peradaban Melayu yang telah berdenyut sejak berabad-abad lalu,” ujar Fadli saat membuka perhelatan yang digelar di Jalan Sultan Syarif Kasim itu. Ia menambahkan, dari wilayah inilah bahasa Melayu tumbuh menjadi bahasa pemersatu bangsa yang kemudian melahirkan bahasa Indonesia.

Acara pembukaan Pekan Budaya Melayu Serumpun berlangsung meriah, ditandai dengan prosesi adat dan penampilan seni seperti tarian massal, musik orkes Melayu, hingga penampilan artis Iyet Bustami. Ribuan warga turut memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian acara yang digelar bersempena Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Riau.

Fadli menekankan bahwa Pekan Budaya Melayu Serumpun bukan hanya seremonial semata, melainkan momen penting memperkuat silaturahmi antarbangsa serumpun. Ia juga mendorong agar nilai-nilai budaya Melayu terus diwariskan kepada generasi muda.

“Budaya kita ini adalah fondasi untuk membangun karakter, jati diri, serta identitas bangsa. Mari rawat dan jaga marwah Melayu,” kata Fadli.

Segendang dan sepenari dengan Gubernur Riau Abdul Wahid yang menyampaikan bahwa pagelaran ini merupakan bentuk kebanggaan masyarakat Riau terhadap warisan budaya dan sejarah Melayu. Ia menekankan bahwa masyarakat Riau terbuka terhadap siapa pun, selama mampu menghargai nilai-nilai budaya setempat.

“Ini bukan sekadar pesta seni atau hiburan, tapi ikhtiar mengingatkan dunia bahwa di tanah Melayu Riau pernah berdiri peradaban besar,” ujarnya.

Pekan Budaya Melayu Serumpun 2025 mengangkat tema “Riau Rumah Rumpun Melayu, Merawat Tuah Menjaga Marwah”, dengan dihadiri pula oleh Sekjen DPD RI Mohammad Iqbal, tokoh adat, serta tamu undangan dari dalam dan luar negeri. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Anti-Narkoba Riau Dibentuk, Harapan Baru Lindungi Generasi Muda

25 April 2026 - 11:48 WIB

Kopiah Sultan

25 April 2026 - 10:28 WIB

Akrobat Narasi di Zaman Kini

25 April 2026 - 07:59 WIB

Bupati H. Asmar Ikuti Rakornas Kementan RI, Bahas Strategi Hadapi Musim Kering Jaga Ketahanan Pangan Nasional

24 April 2026 - 11:18 WIB

Ketua Karang Taruna Kota Batam Kunjungi Pengurus Nasional Karang Taruna di Sekretariat PNKT

23 April 2026 - 20:01 WIB

Trending di Batam