Menu

Mode Gelap
Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden Tim Quick Response AL Karimun Gagalkan Tekong Bot Bawa Sabu dan Ekstasi dari Johor Malaysia Mukat Malam Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 13 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Hujan Ringan, Natuna-Anambas Didominasi Berawan Usai Hilang Dua Hari, Warga Meranti Ini Mengaku Hadiri Pesta dan Diberi Lima Helai Daun Gang Pepaya Wonosari Digerebek, Residivis Heroin Kembali Tersandung Kasus Sabu

Nasional

Menbud: Riau Bukan Sekadar Wilayah Administratif, Tapi Jantung Peradaban Melayu

badge-check


					Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Perbesar

Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Pekan Budaya Melayu Serumpun resmi dibuka di Kota Pekanbaru, Jumat malam (8/8/2025), dengan kehadiran Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. Dalam sambutannya, Fadli menegaskan bahwa Riau memiliki posisi sentral dalam sejarah dan kebudayaan Melayu, bahkan menyebutnya sebagai “jantung peradaban Melayu”.

“Riau bukan hanya sebuah wilayah di peta Indonesia, tapi jantung peradaban Melayu yang telah berdenyut sejak berabad-abad lalu,” ujar Fadli saat membuka perhelatan yang digelar di Jalan Sultan Syarif Kasim itu. Ia menambahkan, dari wilayah inilah bahasa Melayu tumbuh menjadi bahasa pemersatu bangsa yang kemudian melahirkan bahasa Indonesia.

Acara pembukaan Pekan Budaya Melayu Serumpun berlangsung meriah, ditandai dengan prosesi adat dan penampilan seni seperti tarian massal, musik orkes Melayu, hingga penampilan artis Iyet Bustami. Ribuan warga turut memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian acara yang digelar bersempena Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Riau.

Fadli menekankan bahwa Pekan Budaya Melayu Serumpun bukan hanya seremonial semata, melainkan momen penting memperkuat silaturahmi antarbangsa serumpun. Ia juga mendorong agar nilai-nilai budaya Melayu terus diwariskan kepada generasi muda.

“Budaya kita ini adalah fondasi untuk membangun karakter, jati diri, serta identitas bangsa. Mari rawat dan jaga marwah Melayu,” kata Fadli.

Segendang dan sepenari dengan Gubernur Riau Abdul Wahid yang menyampaikan bahwa pagelaran ini merupakan bentuk kebanggaan masyarakat Riau terhadap warisan budaya dan sejarah Melayu. Ia menekankan bahwa masyarakat Riau terbuka terhadap siapa pun, selama mampu menghargai nilai-nilai budaya setempat.

“Ini bukan sekadar pesta seni atau hiburan, tapi ikhtiar mengingatkan dunia bahwa di tanah Melayu Riau pernah berdiri peradaban besar,” ujarnya.

Pekan Budaya Melayu Serumpun 2025 mengangkat tema “Riau Rumah Rumpun Melayu, Merawat Tuah Menjaga Marwah”, dengan dihadiri pula oleh Sekjen DPD RI Mohammad Iqbal, tokoh adat, serta tamu undangan dari dalam dan luar negeri. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden

13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Gadai Emas Di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir

12 Juni 2026 - 16:56 WIB

Fakultas Pertanian Unilak Gelar Kuliah Umum: Bedah Nilai Tukar Rupiah & Masa Depan Industri Perkebunan Riau 2026

12 Juni 2026 - 16:39 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Bupati Siak Imbau Pelajar Shalat Berjemaah ke Masjid

12 Juni 2026 - 14:03 WIB

BRK Syariah Fasilitasi Penyaluran Dana PPKS untuk 16.021 Hektare Lahan Sawit di Riau

12 Juni 2026 - 09:08 WIB

Trending di Nasional