Menu

Mode Gelap
Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026 Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan HPN 2026 di Jemaja Berlangsung Meriah, Bupati Aneng Apresiasi Peran Strategis Insan Pers Ribuan Warga Pulau Jemaja Padati Lapangan Bola Kelurahan Letung, Meriahkan Jalan Santai HPN 2026, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

Nasional

Menbud: Riau Bukan Sekadar Wilayah Administratif, Tapi Jantung Peradaban Melayu

badge-check


					Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Perbesar

Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Pekan Budaya Melayu Serumpun resmi dibuka di Kota Pekanbaru, Jumat malam (8/8/2025), dengan kehadiran Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. Dalam sambutannya, Fadli menegaskan bahwa Riau memiliki posisi sentral dalam sejarah dan kebudayaan Melayu, bahkan menyebutnya sebagai “jantung peradaban Melayu”.

“Riau bukan hanya sebuah wilayah di peta Indonesia, tapi jantung peradaban Melayu yang telah berdenyut sejak berabad-abad lalu,” ujar Fadli saat membuka perhelatan yang digelar di Jalan Sultan Syarif Kasim itu. Ia menambahkan, dari wilayah inilah bahasa Melayu tumbuh menjadi bahasa pemersatu bangsa yang kemudian melahirkan bahasa Indonesia.

Acara pembukaan Pekan Budaya Melayu Serumpun berlangsung meriah, ditandai dengan prosesi adat dan penampilan seni seperti tarian massal, musik orkes Melayu, hingga penampilan artis Iyet Bustami. Ribuan warga turut memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian acara yang digelar bersempena Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Riau.

Fadli menekankan bahwa Pekan Budaya Melayu Serumpun bukan hanya seremonial semata, melainkan momen penting memperkuat silaturahmi antarbangsa serumpun. Ia juga mendorong agar nilai-nilai budaya Melayu terus diwariskan kepada generasi muda.

“Budaya kita ini adalah fondasi untuk membangun karakter, jati diri, serta identitas bangsa. Mari rawat dan jaga marwah Melayu,” kata Fadli.

Segendang dan sepenari dengan Gubernur Riau Abdul Wahid yang menyampaikan bahwa pagelaran ini merupakan bentuk kebanggaan masyarakat Riau terhadap warisan budaya dan sejarah Melayu. Ia menekankan bahwa masyarakat Riau terbuka terhadap siapa pun, selama mampu menghargai nilai-nilai budaya setempat.

“Ini bukan sekadar pesta seni atau hiburan, tapi ikhtiar mengingatkan dunia bahwa di tanah Melayu Riau pernah berdiri peradaban besar,” ujarnya.

Pekan Budaya Melayu Serumpun 2025 mengangkat tema “Riau Rumah Rumpun Melayu, Merawat Tuah Menjaga Marwah”, dengan dihadiri pula oleh Sekjen DPD RI Mohammad Iqbal, tokoh adat, serta tamu undangan dari dalam dan luar negeri. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan

10 Februari 2026 - 14:26 WIB

Gubernur Banten Lepas Tim Ekspedisi PWI Kepri, Touring Lintas 13 Negara Menuju Tanah Suci Sempena HPN 2026

10 Februari 2026 - 06:43 WIB

Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Siak, Ternak Ayam dan Kucing Jadi Mangsa

9 Februari 2026 - 18:56 WIB

Bupati Siak Minta PT AIP Tanggungjawab, Terbukti Buang Limbah ke Sungai

9 Februari 2026 - 18:34 WIB

Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Trending di Meranti