Menu

Otomatis
Breaking News

Meranti

Tinggal Menghitung Hari, Tarif Boarding Pass Pelabuhan Selatpanjang Akan Naik 100 Persen

badge-check

Tinggal Menghitung Hari, Tarif Boarding Pass Pelabuhan Selatpanjang Akan Naik 100 Persen Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – PT Pelindo (Persero) Regional 1 Cabang Tanjung Balai Karimun menetapkan penyesuaian tarif boarding pass Pelabuhan Selatpanjang yang akan berlaku mulai 1 September 2025. Tarif untuk keberangkatan domestik naik 100 persen, dari semula Rp5.000 menjadi Rp10.000.

Sementara itu, untuk keberangkatan internasional, tarif mengalami kenaikan sebesar 10 persen, dari Rp50.000 menjadi Rp60.000. Khusus bagi Warga Negara Asing (WNA), tarif naik drastis dari Rp50.000 menjadi Rp150.000.

Kebijakan ini menuai berbagai respons dari masyarakat. Sejumlah warga menyayangkan kenaikan tarif di tengah kondisi ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya stabil. Keluhan tersebut terdengar di ruang-ruang publik, mulai dari warung kopi hingga ruang tunggu pelabuhan.

Namun, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti serta Komisi II DPRD setempat menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penyesuaian tarif, dengan catatan peningkatan kualitas fasilitas dan layanan pelabuhan harus menjadi prioritas.

Dalam pemaparan rencana transformasi terminal yang digelar Rabu malam (27/8), General Manager PT Pelindo Regional 1 Cabang Tanjung Balai Karimun, Jony Utama, menegaskan bahwa keputusan ini bukan diambil sepihak.

“Tarif ini tidak berubah sejak 2017. Sementara dalam delapan tahun terakhir, kami terus melakukan pembenahan fasilitas terminal demi kenyamanan penumpang,” ujarnya di hadapan awak media.

Pelindo telah melakukan berbagai perbaikan infrastruktur dan layanan, antara lain renovasi fasad dan teras bangunan, pemasangan AC, perbaikan toilet, penataan jalur kedatangan dan keberangkatan, serta peningkatan fasilitas ruang tunggu VIP, mushola, CCTV, dan sistem pengeras suara.

Transformasi tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang pengembangan terminal hingga tahun 2030. Pada tahun 2024, Pelindo mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,7 miliar untuk pembangunan trestle pelabuhan internasional dan penataan terminal.

Kendati telah melakukan investasi besar, Pelindo mengaku masih mencatat kerugian secara bisnis. Dari total pemasukan sebesar Rp7,1 miliar pada 2024, perusahaan hanya memperoleh pendapatan bersih Rp3,6 miliar setelah dikurangi beban operasional dan penyusutan.

“Pengelolaan pelabuhan penumpang bukan bisnis yang berorientasi pada keuntungan. Kami lebih menitikberatkan pada pelayanan kepada masyarakat,” jelas Jony.

Dengan adanya penyesuaian tarif ini, pihak Pelindo berharap masyarakat dapat memahami tujuan kebijakan, yakni untuk menjamin peningkatan layanan dan kenyamanan di Pelabuhan Selatpanjang ke depan. (RK12).

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bhabinkamtibmas Yang Viral Di Meranti Bantu Warga Desa Sendaur Cek Ketahanan Pangan

15 Agu 2026 - 08:32 WIB

Bhabinkamtibmas Yang Viral Di Meranti Bantu Warga Desa Sendaur Cek Ketahanan Pangan

Polres Meranti Tangkap Terduga Pelaku Kebakaran Hutan

14 Agu 2026 - 22:09 WIB

Polres Meranti Tangkap Terduga Pelaku Kebakaran Hutan

Sambut HUT RI ke-81, Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR: Bagikan Sembako, Bendera, dan Bibit Pohon di Pesisir Meranti

14 Agu 2026 - 18:56 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR: Bagikan Sembako, Bendera, dan Bibit Pohon di Pesisir Meranti

Pengecekan Ketahanan Pangan P2B Budidaya Ikan Nila di Desa Kepau Baru

14 Agu 2026 - 17:02 WIB

Pengecekan Ketahanan Pangan P2B Budidaya Ikan Nila di Desa Kepau Baru

Polisi Cek Lahan Jagung Pipil untuk Dukung Ketahanan Pangan di Selatpanjang

14 Agu 2026 - 11:36 WIB

Polisi Cek Lahan Jagung Pipil untuk Dukung Ketahanan Pangan di Selatpanjang
Trending di Meranti