Menu

Mode Gelap
Tegas! Kalapas Selatpanjang Gaungkan Zero Narkoba dan HP di Hadapan Warga Binaan Isu Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Mencuat, Bidik Peserta Menengah Atas PT JFC Stone di Kabil Diduga Ingkari Kewajiban terhadap Pekerja Peringati Hari Kartini, Ruang Asa Project Hadirkan Ruang Kreasi Inklusif bagi Anak-anak Istimewa di Pekanbaru Utusan Presiden Ingatkan Dokter Spesialis Siak: TPP Hanya Tambahan Penghasilan Sidak Urine Mendadak di Lingkungan Kecamatan Bengkalis Dua Orang Positif Amfetamin

Ragam

Ibrahim Yacob: “Putra Kuantan Singingi” Senator di Parlemen Malaysia

badge-check


					Ibrahim Yacub Perbesar

Ibrahim Yacub

INI bukan cerita kosong belaka. Ini ril dan nyata. Salah seorang putra terbaik kelahiran Sentajo, Kuantan Singingi, Riau jadi senato di parlemen negara jiran Malaysia.

Lalu siapakah dia?

Namanya Ibrahim Yacob. Dia menjadi anggota parlemen dari Partai United Malays National Organisation (UMNO) atau Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu tahun 1970-an s.d awal 1980-an. Dia seangkatan dengan mantan Perdana Malaysia dr. Mahatir Muhammad dan Abdullah Badawi.

UMNO merupakan salah satu partai politik yang mendominasi politik Malaysia sejak kemerdekaan pada tahun 1957 hingga kekalahan koalisi Barisan Nasional dalam Pemilu Malaysia 2018.

Nasib UMNO sat ini sama halnya dengan Partai Golkar di Indonesia. Pasca reformasi 1998 kedua nominasi kedua partai ini di parlemen di negara masing-masing melemah.

Partai ini memiliki tujuan untuk menjunjung tinggi nasionalisme Melayu dan konsep Ketuanan Melayu, serta menjaga martabat suku, agama, dan negara. Partai ini juga memiliki tujuan dalam melindungi tradisi Melayu sebagai budaya dan warisan negara, serta untuk menegakkan, membela, dan memperluas agama Islam di seluruh Malaysia.

Ibrahim Yacob tumbuh di tengah perubahan besar, melewati tiga zaman: Penjajahan Belanda, Pendudukan Jepang, dan masa awal kemerdekaan Indonesia.

Dia merantau ke Malaysia mengikuti jejak pamannya Bagindo Tihu yang dikenal saudagar kaya asal Sentajo. Sang paman sudah merintis perjalanan ke Malaysia sejak tahun 1800-an.

Di Malaysia, Ibrahim Yacob bergabung dengan Partai UMNO yang kemudian membesarkan namanya. Di partai ini pula anak, ponakan, dan cucunya yang merantau di Sentajo berlabuh. Namun belum ada yang sampai melenggang ke parlemen.

Ibrahim Yacob yang dulu sering tampil di Tv-1 Malaysia tercatat orang Riau pertama yang menjadi anggota parlemen di Malaysia. Setelah dirinya tidak ada lagi yang meneruskan jejaknya.

IBRAHIM Yacob yang akrab disapa Dato’ Ibrahim merupakan bungsu dari lima saudara yang dilahirkan di Sentajo. Saudaranya yang lain adalah Pasa, Ne’a, Jompu, dan Siti Na’i. Kini saudara-saudaranya banyak yang tinggal di Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kuantan Singingi Riau dari suku Melayu.

Salah seorang cucu Ibrahim Yacob adalah Ir. Mahdili yang pernah jadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi.

Mahdili merupakan cucu dari Pasa yang merupakan kakak tertua Ibrahim. Pasa yang nikah dengan Niun punya anak Maiman, Ronggo, Khatab, Rato, dan Nidar.

Sedangkan Mahdili adalah anak ketiga dari empat saudara dari M. Amin dan Maiman. Saudaranya yang lain adalah Sa’alwis, Gurdi dan Eda.

Ibrahim Yacob punya beberapa orang istri – satu di antaranya adalah Mola adik dari Beda Imbu. Salah seorang menantunya adalah Alwi tinggal di Segambut Dalam, Malaysia.

Sang menantu Alwi merupakan cucu dari Pendekar Sali Porang dan putra Madjirim, salah seorang saudagar kaya asal Sentajo yang tinggal di Malaysia. Madjirim punya kapal yang mengangkut atap untuk pembangunan Mesjid Usang Raudatul Jannah, Koto Sentajo tahun 1890-an.

Kendati semua anak Ibrahim Yacob lahir di Malaysia namun anak-anaknya melanjutkan pendidikan tinggi/kuliah di Indonesia. Dia meninggal dunia dan di kebumikan di Segambut Dalam, Malaysia. *)

 

Sahabat Jang Itam, 01-09-2025

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAMR Minta Menteri Kehutanan Batalkan Rencana Relokasi Warga TNTN di Tanah Adat Cerenti

10 Maret 2026 - 19:21 WIB

Pendulang Tradisional Terjaring, Polisi Bongkar Dapur Emas Ilegal di Kuansing

3 Februari 2026 - 11:19 WIB

Jadwal Nisfu Syaban 2026 dan Amalan yang Dianjurkan

1 Februari 2026 - 06:35 WIB

Relokasi Eks Penghuni TNTN di Cerenti Dinilai Lemah Secara Hukum

31 Januari 2026 - 08:16 WIB

Sekolah Rakyat ke-4 Dibangun di Kuansing, Pemprov Riau Perluas Akses Pendidikan Gratis

22 Januari 2026 - 13:43 WIB

Trending di Kuansing