Menu

Mode Gelap
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah 3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 13 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada Kecelakaan Tunggal di Pelalawan, Sepasang Karyawan Bank Tewas

Ragam

Samsu bin Rais (1938-2021): Pelopor Pertama Ambulans Gratis di Kuantan Singingi

badge-check


					H. Samsu bin Rais Perbesar

H. Samsu bin Rais

“JIKA ingin melihat baik budi seseorang selama hidup, lihatlah saat dia meninggal dunia.”

Ungkapan itu tepat untuk menggambarkan sosok Samsu bin Rais. “Induak somang” karet di Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kuantan Singingi. Induak somang adalah sebutan untuk pengusaha atau toke karet di Kuantan Singingi.

28 Desember 2021, ketika Samsu meninggal dunia ratusan masyarakat dari Sentajo, Teratak Air Hitam, Benai, Kopah, Jake, Pangian, Logas Tanah Darat juga dan eks. Trans Sentajo melayat ke rumah duka.

Banyak yang menyebut Kuantan Singingi waktu itu berduka. Jenasahnya diantar ratusan masyarakat ke tempat peristirahatannya yang terakhir di komplek pemakaman keluarganya di Dusun Loban Desa Muaro Sentajo. Dia dimakamkan dekat istrinya Sauwani dan tiga anaknya: Rosmeli, Erheffi, dan Iswandi.

Semasa hidup, Samsu dikenang induak somang berhati mulia. Wajar, ketika meninggal dunia banyak yang berduka dan merasa kehilangan. Mereka merasa orang yang selama ini memenuhi kebutuhan dan tempat mereka bergantung saat kesusahan pergi meninggalkan mereka untuk selama-lamanya.

Suka Prank

Samsu punya ciri khas dengan kesederhanaanya. Banyak banyak orang yang terkecoh jika hendak menjumpainya. Ada pameo menyebut, ”orang yang belum kenal dengan Samsu sebaiknya berhati-hati jika mau bertemu dengannya.

Sebab dia (Samsu) sering kali buat prank. Misalnya, orang bertanya mau berjumpa dirinya. Dengan enteng dia akan menjawab tunggu sebentar. Yang dicari mungkin lagi salat di rumah atau mesjid.

“Tunggu 30 menit lagi ya, di sini aja! Samsu pasti datang,” katanya sembari berseloroh meninggalkan orang yang mencarinya itu. Setelah 30 menit berlalu, dia pulang dan menemui tamunya tadi. Ternyata yang datang adalah orang yang ditanya tadi. Itulah salah satu prank ala Samsu. Terkadang menjengkelkan. Adakalanya juga membuat tersenyum.

Samsu memang punya kebiasaan menerima tamu jauh sebelum atau sesudah waktu salat. Untuk urusan salat dia berupaya tepat waktu. Dia punya kebiasaan tak mau menunda salat dengan urusan remeh temeh seperti bersenda gurau atau melakukan hal-hal yang tak bermanfaat.

Nasehat Samsu yang selalu diingat adalah: “Penundaan salat sama saja dengan mensia-saikan hidup. Usahakan setiap waktu salat berjemaah itu di belakang imam sebelum tiba saatnya disalatkan berjemaah di depan imam.”.

Ambulans Gratis

SAMSU adalah pelopor ambulans gratis di Kuantan Singingi. Tepat pada 2010, ia membeli ambulans warna putih untuk menjemput dan mengantar jenazah di Kenegerian Sentajo dan sekitarnya. Di dinding ambulans itu tertulis nama H. Samsu dan istrinya Hj. Sauwani lengkap dengan nomor hp 08127607029 yang aktif 24 jam.

Biasanya ambulans itu parkir di samping kedai milik Samsu. Namun sejak dia meninggal dunia, ambulans itu sekarang parkir di rumahnya anaknya Hendarto.

Untuk antar jemput mobil ambulans ke rumah duka biasanya tugas Hasan Basri. Sedangkan sopir ambulans biasanya pihak keluarga yang berduka. Pokoknya bagi yang mau pakai mobil ambulans itu silahkan pakai karena kuncinya ada dalam mobil itu.

Mobil ambulans itu pertama kali mengantar jenazah Ruslaini binti Jum’at dari Dusun Karak Desa Pulau Komang Sentajo. Setelah itu menyusul mengantar jenasah lainnya. Tak hanya dari Sentajo dari kenegerian lain di Kabupatan Kuantan Singingi banyak yang memakai jasa ambulans itu.

Kini hampir setiap desa di Kuantan Singingi punya ambulans gratis untuk melayani kebutuhan warganya. Termasuk paguyuban dan partai politik.

Yang jadi pertanyaan orang banyak adalah, apakah ambulans itu betul-betul gratis 24 jam seperti ambulans milik Samsu? Hanya Tuhan yang tau. Berdosa kalau kita komentari.

Turun ke Anak dan Cucu

SAMSU lahir pada 1 juli 1938 di Sentajo sebagai anak tertua dari enam bersaudara Rais dan Rato Intan. Saudara kandung yang lain adalah: Rosmah, Yulisman, Wasnimar, Yuardi, Hazeen, dan Darwanis.

Samsu menikah dengan Sauwani dan punya anak tujuh orang. Yakni Rosmeli, Erheffi, Iswandi, Asmeriati, Hendarto, Hendarti, dan Pera Wati. Dua anaknya yakni Hendarto alias Anto Samsu dan Pera Wati kini melanjutkan pekerjaan orang tuanya sebagai induak somang karet dan sawit.

Untuk cucu-cucunya, jiwa dagang sang Datuk juga menurun kepada Nita Ardianti, Fauzi, Inzaghi, dan Aman Sharoni. Dua anak Hendarti – Endrison kini menekuni dunia usaha. Nita Ardianti menekuni usaha jual beli alat rumah tangga dan elektronik. Sementara Fauzi menjual aneka merek pupuk sawit.

Inzaghi anak dari Pera Wati walaupun masih kuliah di Universitas Islam Riau, Pekanbaru punya usaha dengan brand “tehnagih.” Inzaghi kini buka cabang di Pekanbaru tepatnya di kawasan Marpoyan, dan Panam. Sedangkan di Kuantan Singingi sendiri ada di Telukkuantan, Sentajo dan Benai.

Sementara Aman Sharoni Anas memiliki PT Trip-2us sebuah agen perjalanan wisata di Yogyakarta. Siapa pun yang mau ke Jogja, Sharoni dengan senang hati siap melayani anda. “Anda butuh kami jemput. Anda puas kami senang,” ujar anak dari pasangan Rosmeli – Anasri Rauf ini.

Intinya semua anak dan cucu-cucu Samsu sekarang semua mandiri dan punya usaha masing-masing. Ada yang terjun ke dunia swasta ada juga ke dunia politik tapi masih berlatar swasta.

Kenangan Indah

KENDATI sudah meninggal dunia, Samsu meninggalkan kenangan indah bagi cucu-cucunya. Bagi Dicky Susanto, datuknya adalah sosok idola yang sulit cari tandingannya. “Saya suka sifat Datuk yang sederhanan, tidak sombong, dan tak pernah memandang orang itu kecil,” ujar Diky.

Menurut Diky, Datuk selalu mengajarkan kepada anak dan cucunya untuk berbagi. “Kata Datuk di antara rezeki yang kita miliki ada titipan rezeki dari orang lain,” tambah anak pertama dari pasangan Hendarto dan Susiani yang juga anggota DPRD Kuantan Singingi dari PKB ini.

Sedangkan bagi Iftitah Datuknya adalah panutan dan dekat dengan semua cucunya. “Kami semua cucunya bebas bercanda yang ujung-ujungnya minta duit jajan untuk belikan makanan dan main ke pasar sarapan pagi. Datuku idolahku,” ujar Titah tersenyum.

Semasa hidup kata Titah, kenangan indah bersama Datuknya adalah sarapan pagi sembari makan sate ke pasar Telukkuantan. Setelah makan wajib beli jajanan ambil sesuka hati sendiri-sendiri di warung sebelum pulang. Kalau pun ada cucunya yang tinggal di rumah “wajib” dibungkuskan,” tambah anak dari pasangan Anasri Rauf dan Rosmeli ini.

Menurut Titah, setelah Datuknya tiada mereka merasa kehilangan. Sebab, sudah kebiasaan setiap hari mereka biasanya ngumpul bersama sambil bercanda dan makan bersama. “Pokoknya tidak ada hari tanpa makan kalau bersama Datuk. Bagi yang pandai merayu nanti pulang dapat bonus duit dari datuk,” tambah Titah lagi.

Itulah Samsu. Induak somang berhati mulia bagi semua orang. Ibarat peribahasa manusia mati meninggalkan nama. Artinya orang terkenal dan punya budi yang baik selama hidup walaupun sudah pergi untuk selama-lamanya ke alam berkah, ia masih tetap dikenang.

Itulah Samsu…

Penulis Naskah: Sahabat Jang Itam: 02-09-2025

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bang Dalmasri, Jejak Panjang Pengabdian Seorang Politisi

25 Desember 2025 - 08:11 WIB

Perang AI di Kotak Masuk: Gmail Perketat Keamanan, Pengguna Diminta Tak Lagi Pasif Hadapi Penipuan Email

23 Desember 2025 - 07:20 WIB

BRK Syariah Resmikan Kantor Baru di Baserah, Perkuat Layanan Perbankan Syariah Enam Kecamatan di Kuansing

22 Desember 2025 - 15:00 WIB

Engku Lomah Mudahi (1907-1991): Pejuang “Mata Pena” dari Kuantan Singingi

9 Desember 2025 - 12:35 WIB

Instan Kurir Pulau Sambu Hadir Siap Melayani Masyarakat Desa Air Tawar dan Sekitarnya

28 November 2025 - 06:48 WIB

Trending di Ragam