Menu

Mode Gelap
Ketika Sarkasme Kehilangan Daya Gigitnya Cuaca Kepri Ahad, 14 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Natuna dan Anambas Didominasi Berawan KONI Anambas Siapkan 15 Cabor untuk Berlaga dan Raih Prestasi di Porprov Kepri VI 2026. Bupati Aneng dan Warga Gotong Royong Bersihkan Kawasan Gunung Nyabung pada Jumat ASRI Wabup Raja Bayu Hadiri Launching Jum’at Siantan Berseri, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden

Batam

Pemko Batam Benahi Sistem Kebersihan, Retribusi Sampah Jadi Sorotan

badge-check


					Foto bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, setelah apel bersama Satgas Kebersihan di Dataran Engku Putri, Batamcentre. F : ist Perbesar

Foto bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, setelah apel bersama Satgas Kebersihan di Dataran Engku Putri, Batamcentre. F : ist

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola kebersihan kota melalui penambahan armada, pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan, hingga evaluasi sistem retribusi sampah. Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memimpin apel Satgas Kebersihan di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Ahad (7/9/2025).

Dalam arahannya, Amsakar menekankan bahwa kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Kota yang sudah maju ini tidak pantas tercoreng oleh sampah. Mari kita jadikan Batam bersih dengan komitmen kolektif,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, setiap kunjungan pejabat dari luar daerah selalu diwarnai pujian atas kemajuan Batam. Namun, kondisi tersebut kerap terciderai dengan pemandangan sampah yang berserakan di beberapa titik jalan utama. “Awalnya bangga, tapi tumpukan sampah membuat kita malu,” kata Amsakar.

Untuk mengatasi persoalan itu, Pemko Batam telah menambah armada kebersihan dan membentuk tiga UPT Kebersihan yang masing-masing bertugas di tiga kecamatan. Setiap UPT dilengkapi insinerator berkapasitas 30–40 ton per hari. “Ini langkah serius kita, bukan sekadar janji,” tegasnya.

Selain sarana dan prasarana, Amsakar juga menyoroti rendahnya capaian retribusi sampah yang ditargetkan Rp38 miliar per tahun. Menurutnya, pencapaian tersebut belum sebanding dengan jumlah rumah tangga di Batam. Ia menilai, sistem retribusi perlu segera dibenahi agar lebih transparan dan efektif.

“Kalau retribusi tidak jelas dan sampah tetap tidak terangkut, ini jadi masalah. Maka sistem harus dibenahi, dan petugas angkut harus bekerja sesuai standar,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Pemko Batam akan membentuk narahubung khusus pengaduan masyarakat terkait sampah. Dengan adanya layanan ini, warga dapat menyampaikan keluhan secara langsung jika terjadi masalah pengangkutan.

Amsakar menegaskan, Pemko bersama DPRD Batam akan terus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi regulasi maupun penyediaan fasilitas. “Apel hari ini adalah bukti bahwa kita satu arah, bertekad menjadikan Batam kota yang bersih, sehat, dan layak huni,” katanya.

Apel kebersihan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Batam dan jajaran pejabat Pemko. Acara ini juga menjadi momentum apresiasi bagi Satgas Kebersihan atas kerja keras mereka menjaga wajah kota. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kepri Pastikan Batam Tetap Aman dan Kondusif Jelang Isu Unjuk Rasa Juli

11 Juni 2026 - 06:43 WIB

DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

10 Juni 2026 - 16:38 WIB

Kecam Pemajangan Foto Wakil Ketua dengan Label “Black List”, PWI Kepri Desak HH Club Pulihkan Nama Baik LCM

10 Juni 2026 - 13:09 WIB

PWI-BNNP Kepri Mitra Strategis Dalam Rangka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

9 Juni 2026 - 17:53 WIB

Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi

7 Juni 2026 - 05:39 WIB

Trending di Batam