Menu

Mode Gelap
‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau Laos Menuju ASEAN Tahun 2045 BRK Syariah Bengkalis Dukung Semangat Kebersamaan pada Senam Bersama Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan Polres Bengkalis Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bengkalis, Satu Orang Diamankan Polsek Pinggir Gagalkan Peredaran Sabu, Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 1,96 Gram

Riau

Dikejar Waktu BKN, Pemkab Siak Buka Layanan Nonstop untuk Penuhi Deadline P3K

badge-check

Bupati Siak Afni Zulkifli. Perbesar

Bupati Siak Afni Zulkifli.

RiauKepri.com, SIAK- Sebuah telepon dari adik kandung membuka mata Bupati Siak, Afni Zulkifli, terhadap kenyataan yang dihadapi ribuan tenaga honorer di daerahnya. Di tengah kesibukannya bertugas di Jakarta, suara dari ujung telepon itu bukan sekadar panggilan keluarga, melainkan jeritan batin ribuan honorer yang sedang berpacu dengan tenggat waktu.

Adik sang bupati, yang telah mengabdi hampir 18 tahun sebagai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, menyampaikan kegelisahan, bahwa batas waktu pengumpulan berkas sebagai syarat pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hanya tinggal beberapa hari. Tenggat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) adalah Senin, 15 September 2025, sementara surat edaran baru diterima sehari sebelumnya.

“Waktunya sangat mepet sekali, dan ini menyangkut nasib lebih dari 3.000 honorer se-Kabupaten Siak,” ujar Afni Zulkifli dalam keterangan tertulis, Kamis (11/9/2025).

Meski berada jauh dari tanah kelahirannya, Bupati Afni langsung bergerak cepat. Ia menginstruksikan Wakil Bupati dan Plt Sekretaris Daerah untuk turun langsung memastikan tak satu pun honorer tertinggal dalam proses administrasi. Semua kantor pelayanan diminta buka penuh, termasuk di akhir pekan. Mal Pelayanan Publik (MPP) Siak pun diminta beroperasi tanpa batas waktu selama masa krusial ini.

“Saya minta semua kantor pelayanan tetap buka Sabtu dan Minggu. Ini soal nasib. Jangan ada yang tertinggal hanya karena masalah teknis,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bupati Afni juga meminta BKPSDM Siak segera berkoordinasi dengan BKN RI guna meminta perpanjangan waktu. Menurutnya, memberikan waktu singkat untuk syarat administratif sebanyak itu bagi ribuan orang yang tersebar di wilayah luas adalah hal yang tidak adil.

“Rasanya sangat ‘tidak adil’ jika syarat seabrek wajib dipenuhi dalam waktu singkat oleh ribuan orang yang menyebar dalam wilayah satu kabupaten,” ujarnya.

Afni juga berjanji menyempatkan diri menyisipkan agenda mendadak ke BKN RI demi mendapatkan kejelasan langsung dari pusat. Sementara itu, ia mengimbau seluruh tenaga honorer tetap tenang dan mengikuti prosedur yang ditetapkan.

“Kami tetap jadikan ini perhatian utama. Kami tidak akan tinggal diam,” kata Afni menutup pernyataannya. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau