Menu

Mode Gelap
Kapolres Bengkalis Pimpin Sertijab Wakapolres, Kompol Ridho Perasetia Resmi Jabat Wakapolres Bengkalis Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci Sabut Batu

Pekanbaru

Mahasiswa UIN Dorong Optimalisasi Peran Kampus dalam Perjuangan DIR

badge-check

Dewan Eksekutif  Mahasiswa UIN SUSKA Riau,  mengundang  BPP DIR  yang juga Ketum DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil untuk berdiskusi. F: Ist Perbesar

Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN SUSKA Riau, mengundang BPP DIR yang juga Ketum DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil untuk berdiskusi. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU – Puluhan mahasiswa yang terhimpun dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau, bersedia mendorong optimalisasi peran kampus lewat mahasiswa dalam perjuangan Daerah Istimewa Riau (DIR).

Untuk itu, mereka mengundang Ketua Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR) yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (Ketum DPH LAMR) Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil untuk berdiskusi, hari Selasa (16/9). “Terima kasih, kampus pertama yang mengundang kami untuk bicara masalah DIR, ” ujar Datuk Seri Taufik.

Ia berharap kampus-kampus lain berbuat serupa karena harapan DIR memang kepada pemuda termasuk mahasiswa. “Sejumlah BEM di Riau, memang masuk dalam BPP DIR yang memperlihatkan bahwa dorongan semacam ini penting dan menambah semangat perjuangan, ” katanya lagi.

Dalam pemaparannya, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam perjuangan Istimewa DIR. Menurutnya, perjuangan tersebut bukan hanya milik segelintir kelompok, melainkan amanah seluruh masyarakat Riau.

“Perjuangan mewujudkan Daerah Istimewa Riau adalah perjuangan bersama. Mahasiswa sebagai agen perubahan harus menjadi garda terdepan, karena pada pundak mereka terletak harapan besar untuk memastikan kebudayaan, ekonomi, dan hak-hak Riau mendapat tempat yang layak di dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perjuangan DIR bukan sekadar soal status politik, tetapi wujud nyata pengakuan terhadap identitas, budaya, serta peran strategis Riau dalam pembangunan nasional.

“Daerah Istimewa Riau adalah ikhtiar agar warisan budaya Melayu dan potensi Riau tidak hanya menjadi cerita, tetapi benar-benar diakui serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, LAMR membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk ikut serta dalam perjuangan ini,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Datuk Seri mengingatkan bahwa setiap ikhtiar harus disertai dengan doa, sebab keberhasilan anugerah dari Allah SWT. “Usaha itu penting, tapi jangan lupa bahwa 5 persen adalah upaya kita, sementara 95 persen keberhasilan datang dari Allah SWT,” tutup Datuk Seri.

Tokoh mahasiswa UIN SUSKA Muhammad Asdlifi dan M. Hadi Wahyudi senada mengatakan akan menggelorakan perjuangan DIR kepada mahasiswa, tidak saja di UIN, tetapi juga di kampus lain. Hal ini bukan hanya persoalan masa depan, tetapi masa lalu yang berperan besar untuk masa kini dalam mencapai masa depan secara gemilang. (RK3)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sabut Batu

1 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Siswa SIP Angkatan 56 Beri Bantuan Bahan Pokok ke Panti Asuhan Darul Ilmi Pekanbaru

31 Juli 2026 - 13:32 WIB

Abdul Wahid Banding, Mengaku Cari Keadilan Karena Merasa tak Bersalah

30 Juli 2026 - 14:05 WIB

Vonis 2 Tahun Abdul Wahid, PN Pekanbaru Dipadati Simpatisan

30 Juli 2026 - 11:59 WIB

Di Atas Langit Mendung, Menanti Vonis Abdul Wahid

30 Juli 2026 - 09:59 WIB

Trending di Pekanbaru