Menu

Mode Gelap
Di Balik Sorotan Dana BOS, SMKN 4 Tanjungpinang Minta Pemberitaan Berimbang Myanmar yang Menjadi Dilema Hadir di Trofeo PWI Riau, BRK Syariah Dorong Kolaborasi Positif Bersama Insan Pers Indra Saputra Maju PD Tidar Kepri, Serangkaian Kegiatan Seminar Dilaksanakan 10-11 Mei 2026 Sempat Vakum Akibat Pandemi, Helat Budaya ‘Sabtu Batam Berpuisi’ Kembali Bergema di Rumahitam Marwah Diri

Ragam

Perayaan Gebyar Hari Santri Pesantren Hidayatusshibyan

badge-check


					Perayaan Gebyar Hari Santri Pesantren Hidayatusshibyan Perbesar

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatusshibyan, Dusun Sungai Perpat, Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menggelar serangkaian acara dengan tema “Menyebarkan Pesan Islam dengan Kreativitas.”

Panitia bersama segenap pengurus pesantren berkomitmen menghadirkan kegiatan yang meriah sekaligus penuh makna. Mereka merancang berbagai agenda yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik serta mempererat ukhuwah di kalangan santri dan masyarakat.

Berbagai lomba menjadi bagian dari rangkaian acara. Di antaranya, lomba Pildacil untuk siswa maksimal kelas IV MI/SD, Tahfidz Juz 30 untuk siswa maksimal kelas VI MI/SD, Tartil Al-Qur’an untuk siswa maksimal kelas VI MI/SD, serta hafalan Nadzom Aqidatul Awam untuk tingkat maksimal kelas II MTs.

Tak hanya itu, ada pula lomba mewarnai khusus untuk anak-anak maksimal kelas III MI/SD. Sementara bagi remaja, akan diadakan turnamen voli putra dan putri tingkat SMP/MTs. Semua kegiatan ini terbuka untuk peserta dari TPA maupun TPQ se-Kecamatan Pulau Burung, tanpa biaya pendaftaran alias gratis.

Perlombaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 25 Oktober 2025, menjadikan momentum Hari Santri semakin semarak. Panitia berharap kegiatan ini bisa menarik minat banyak peserta sekaligus dukungan penuh dari masyarakat sekitar.

Selain lomba, acara juga akan dimeriahkan dengan penampilan spesial dari grup rebana ibu-ibu majelis taklim serta kelompok PKK desa. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah semangat sekaligus memperindah suasana peringatan.

Bagi penulis, acara ini bukan sekadar seremonial. Sebab, Yayasan Hidayatusshibyan memiliki sejarah penting sebagai tempat menimba ilmu. Kini, yayasan tersebut telah berkembang menjadi pondok pesantren yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Keberadaan santri, meski sering jauh dari pusat kota, tak bisa dipandang sebelah mata. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga kini, santri memiliki peran besar dalam pendidikan agama, pembentukan karakter, dakwah, hingga pemberdayaan masyarakat. Santri juga menjadi pilar kerukunan, penjaga nilai moderasi, dan agen perubahan bangsa.

Karena itu, peringatan Hari Santri Nasional hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Semua warga, baik santri, alumni, maupun masyarakat sekitar, diajak untuk ikut meramaikan acara ini.

Sebagai pengingat, Hari Santri Nasional pertama kali ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal, Jakarta. Artinya, tahun ini merupakan perayaan ke-10 yang menandai eksistensi dan kontribusi santri di seluruh penjuru nusantara.

Penulis : Sona Adiansyah, S.Kom.I Alumni Yayasan Pesantren Hidayatusshibyan (2007) Kecamatan Pulau Burung

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Balik Jendela Bersama Buku Jurnal

9 Mei 2026 - 00:15 WIB

Misni Resmi Jadi Sekda, Tonggak Baru Kepemimpinan Perempuan di Kepri

28 April 2026 - 07:53 WIB

PT BSP Menanam Harapan Hijau di Tengah Riau

24 April 2026 - 06:49 WIB

Gubernur Budaya

23 April 2026 - 07:54 WIB

Jadwal Nisfu Syaban 2026 dan Amalan yang Dianjurkan

1 Februari 2026 - 06:35 WIB

Trending di Ragam