RiauKepri.com KEPULAUAN RIAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin, 13 Oktober 2025. Sejumlah daerah diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Untuk Kota Tanjungpinang, cuaca pada pagi hingga siang hari diprediksi berawan hingga hujan ringan. Menjelang sore, potensi hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di beberapa wilayah seperti Tanjung Unggat, Batu IX, dan sekitarnya. Suhu udara berkisar antara 25–32°C dengan kelembapan mencapai 90 persen.
Di Kota Batam, cuaca relatif serupa. BMKG memperkirakan hujan ringan pada pagi hari dan meningkat menjadi hujan sedang hingga lebat pada siang menjelang sore. Warga diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi genangan air dan menurunkan kecepatan berkendara ketika hujan turun.
Sementara itu, Kabupaten Bintan berpotensi diguyur hujan sedang pada siang hari terutama di wilayah pesisir seperti Teluk Sebong dan Gunung Kijang. Kondisi angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 10–25 kilometer per jam.
Untuk Kabupaten Karimun, cuaca pada pagi hari diperkirakan cerah berawan, namun menjelang sore akan berubah menjadi hujan sedang. Masyarakat pesisir seperti Moro dan Kundur diimbau mewaspadai peningkatan gelombang laut hingga 1,5 meter di perairan sekitar.
Di Kabupaten Lingga, cuaca cenderung mendung sejak pagi. Hujan ringan berpotensi turun siang hingga malam hari dengan suhu udara antara 24–31°C. Aktivitas pelayaran antarpulau diimbau memperhatikan kondisi angin yang cukup kencang di wilayah selatan Kepri.
Sementara itu, Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang sepanjang hari. BMKG memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter di Laut Natuna Utara yang dapat mengganggu aktivitas nelayan dan pelayaran kecil.
Secara umum, BMKG menyebutkan kondisi cuaca di wilayah Kepri dipengaruhi oleh adanya daerah belokan angin (shearline) yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang dapat terjadi secara mendadak. Bagi pengguna transportasi laut dan udara, disarankan terus memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG.
“Waspadai perubahan cuaca secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga malam hari. Potensi hujan lebat dapat disertai petir di sejumlah wilayah Kepri,” demikian keterangan resmi Forecaster BMKG Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Ahad malam (12/10/2025).
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat hujan deras dan petir berlangsung. Warga pesisir diingatkan agar tidak melaut jika kecepatan angin dan tinggi gelombang terus meningkat.
Dengan kondisi cuaca yang cukup dinamis ini, masyarakat diharapkan tetap waspada, mempersiapkan perlengkapan hujan, serta mengatur jadwal kegiatan luar ruang dengan memperhatikan prakiraan cuaca harian dari BMKG. (Red)












