Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan Bina Desa Mahasiswa PBM FIB Unilak Dalami Adat Pernikahan Mempura Siak LAMR Sambut Kehadiran BPK Riau, Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

Bintan

Dana Transfer Turun Tajam, Bintan Susun APBD 2026 dengan Strategi Efisiensi dan Penguatan PAD

badge-check


					Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda tentang APBD Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2026 serta Ranperda Perusahaan Perseroda Bintan Karya Bahari, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bintan. (Foto: Ist) Perbesar

Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda tentang APBD Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2026 serta Ranperda Perusahaan Perseroda Bintan Karya Bahari, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bintan. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan memasuki fase krusial dalam perencanaan keuangan dengan mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2026 pada Rapat Paripurna DPRD Bintan, Senin (24/11). Tahun anggaran mendatang menjadi ujian pertama bagi Bintan dalam menjaga stabilitas fiskal di tengah penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat.

Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan bahwa penyusunan APBD 2026 dilakukan secara lebih cermat dan adaptif, menyusul berkurangnya porsi pendapatan dari pusat hingga 36,53 persen. “Kondisi ini mengharuskan kami memperkuat kemampuan daerah dalam mengelola sumber pendapatan sendiri dan memastikan belanja tepat sasaran,” ujarnya dalam paripurna yang juga dihadiri Wakil Bupati Deby Maryanti.

Meski pendapatan total diproyeksikan turun menjadi Rp1,022 triliun, Pemerintah Daerah menunjukkan optimisme dengan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 5,33 persen, mencapai Rp380,91 miliar. Sementara itu, transfer provinsi mengalami kenaikan menjadi Rp61,31 miliar, memberikan ruang tambahan bagi penyesuaian anggaran.

Pada sisi belanja, Pemkab Bintan merencanakan alokasi Rp1,057 triliun untuk 2026. Roby menekankan bahwa seluruh pos anggaran akan diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat, sejalan dengan tema pembangunan awal RPJPD 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029: “Penguatan Fondasi Kesejahteraan Berbasis Pemberdayaan Potensi Ekonomi, SDM, dan Tata Kelola Berkualitas.”

Untuk menjaga keseimbangan fiskal, pembiayaan daerah disiapkan sebesar Rp35,27 miliar guna menutup defisit tanpa menyisakan SiLPA. Bupati berharap pembahasan Ranperda APBD dapat diselesaikan tepat waktu, yakni paling lambat satu bulan sebelum tahun anggaran berjalan.

“Dengan segala keterbatasan, kami berkomitmen memastikan APBD 2026 tetap produktif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lewat Si-Pintar, SPMB Online TP 2026-2027 Bintan Siap Dimulai

9 Juni 2026 - 15:17 WIB

Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar

6 Juni 2026 - 06:41 WIB

Bintan Matangkan Juinis Pilkades Serentak dan PAW Tahun 2026

5 Juni 2026 - 06:39 WIB

WTP ke-15 untuk Bintan, Roby Kurniawan Apresiasi Kerja Kolektif Seluruh OPD

3 Juni 2026 - 06:18 WIB

RTLH 2027 Fokus di Tambalen, Disperkim Bintan Lakukan Verifikasi Tepat Sasaran

3 Juni 2026 - 00:26 WIB

Trending di Bintan