Menu

Mode Gelap
Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI, 17 Lokasi Strategis Segera Terlayani Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026: Mayoritas Wilayah Kepri Berawan, Sejumlah Titik Berpeluang Hujan Ringan Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

Bintan

Dana Transfer Turun Tajam, Bintan Susun APBD 2026 dengan Strategi Efisiensi dan Penguatan PAD

badge-check


					Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda tentang APBD Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2026 serta Ranperda Perusahaan Perseroda Bintan Karya Bahari, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bintan. (Foto: Ist) Perbesar

Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda tentang APBD Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2026 serta Ranperda Perusahaan Perseroda Bintan Karya Bahari, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bintan. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan memasuki fase krusial dalam perencanaan keuangan dengan mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2026 pada Rapat Paripurna DPRD Bintan, Senin (24/11). Tahun anggaran mendatang menjadi ujian pertama bagi Bintan dalam menjaga stabilitas fiskal di tengah penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat.

Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan bahwa penyusunan APBD 2026 dilakukan secara lebih cermat dan adaptif, menyusul berkurangnya porsi pendapatan dari pusat hingga 36,53 persen. “Kondisi ini mengharuskan kami memperkuat kemampuan daerah dalam mengelola sumber pendapatan sendiri dan memastikan belanja tepat sasaran,” ujarnya dalam paripurna yang juga dihadiri Wakil Bupati Deby Maryanti.

Meski pendapatan total diproyeksikan turun menjadi Rp1,022 triliun, Pemerintah Daerah menunjukkan optimisme dengan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 5,33 persen, mencapai Rp380,91 miliar. Sementara itu, transfer provinsi mengalami kenaikan menjadi Rp61,31 miliar, memberikan ruang tambahan bagi penyesuaian anggaran.

Pada sisi belanja, Pemkab Bintan merencanakan alokasi Rp1,057 triliun untuk 2026. Roby menekankan bahwa seluruh pos anggaran akan diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat, sejalan dengan tema pembangunan awal RPJPD 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029: “Penguatan Fondasi Kesejahteraan Berbasis Pemberdayaan Potensi Ekonomi, SDM, dan Tata Kelola Berkualitas.”

Untuk menjaga keseimbangan fiskal, pembiayaan daerah disiapkan sebesar Rp35,27 miliar guna menutup defisit tanpa menyisakan SiLPA. Bupati berharap pembahasan Ranperda APBD dapat diselesaikan tepat waktu, yakni paling lambat satu bulan sebelum tahun anggaran berjalan.

“Dengan segala keterbatasan, kami berkomitmen memastikan APBD 2026 tetap produktif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Bintan Deby Maryanti Dampingi Dirjen IKM Resmikan Gedung Sentra Fashion Sri Kuala Lobam

21 Januari 2026 - 17:04 WIB

Rakernas APKASI XVII Berakhir, Bupati Roby Sampaikan Komitmen Dukung Agenda Nasional

21 Januari 2026 - 06:25 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Bintan Hadiri Paripurna Pengesahan Ranperda Bintan Karya Bahari

20 Januari 2026 - 20:27 WIB

Billy Yusak Resmi Memimpin BM Kosgoro 1957 Bintan

17 Januari 2026 - 21:10 WIB

DIF 2025 Dorong Kemandirian Nelayan dan Pembudidaya, Bupati Bintan Perkuat Ekonomi Pesisir

10 Januari 2026 - 09:41 WIB

Trending di Bintan