Menu

Mode Gelap
Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI, 17 Lokasi Strategis Segera Terlayani Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026: Mayoritas Wilayah Kepri Berawan, Sejumlah Titik Berpeluang Hujan Ringan Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

Batam

Batam Perkuat Peran sebagai Laboratorium Komunikasi Pemerintah, CommuniAction 2025 Resmi Dibuka

badge-check


					Sekda Kota Batam, Firmansyah, hadiri pembukaan kegiatan CommuniAction 2025 di Aglow Hotel Harbourbay, Batuampar. (Foto: Ist) Perbesar

Sekda Kota Batam, Firmansyah, hadiri pembukaan kegiatan CommuniAction 2025 di Aglow Hotel Harbourbay, Batuampar. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, BATAM – Kota Batam kembali menegaskan posisinya sebagai pusat pengembangan komunikasi pemerintahan di Indonesia melalui pembukaan forum nasional CommuniAction 2025 bertema Aksi Nyata Komunikasi Terencana, Kamis (27/11/2025). Kegiatan yang digelar di Aglow Hotel Harbourbay, Batuampar, ini menghadirkan ratusan peserta dari ASN, mahasiswa, hingga praktisi komunikasi publik.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, CommuniAction 2025 hadir dengan pendekatan baru: menjadikan Batam sebagai laboratorium penerapan komunikasi adaptif di tengah pesatnya transformasi digital. Kota ini dipandang pemerintah pusat sebagai daerah yang berhasil memadukan inovasi teknologi dengan pelayanan publik, sehingga dinilai layak menjadi model pembelajaran nasional.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa komunikasi publik kini menjadi elemen fundamental dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, perubahan teknologi dan perilaku masyarakat telah menggeser konsep komunikasi dari sekadar penyampaian informasi menjadi strategi pengambilan kebijakan.

“Pemerintah tidak cukup hanya bekerja, tetapi juga wajib membangun pemahaman. Program yang baik harus diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Batam Tanpa SDA, Bertumpu pada Narasi dan Layanan

Dalam forum tersebut, Firmansyah menekankan bahwa Batam yang tidak memiliki sumber daya alam justru bergantung pada kemampuannya membangun citra kota jasa dan pariwisata. Dengan tingginya arus kunjungan wisatawan, sektor pariwisata dinilai menjadi lokomotif ekonomi yang harus dikomunikasikan dengan lebih efektif.

Ia menjelaskan bahwa berbagai kegiatan nasional dan internasional, peningkatan fasilitas publik, serta kemudahan akses transportasi telah disiapkan untuk menegaskan Batam sebagai destinasi unggulan. Semua langkah tersebut membutuhkan strategi komunikasi yang menyeluruh agar mampu menarik minat wisatawan dan investor secara berkelanjutan.

Forum Kolaborasi Nasional

CommuniAction digagas Kementerian Komunikasi dan Digital RI sebagai ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat strategi komunikasi pemerintah. Tahun ini, forum tersebut semakin menekankan pentingnya adaptasi terhadap teknologi informasi dan keterbukaan data.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat kementerian, antara lain Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya, Direktur Informasi Publik Nursodik Gunarjo, Kadis Kominfo Kepri Hendri Kurniadi, dan Kadis Kominfo Batam Rudi Panjaitan, serta perwakilan Kemenko Infrastruktur. Peserta juga mendapatkan materi mengenai komunikasi adaptif dari Tenaga Ahli Ditjen Komunikasi Publik dan Media, Latief Siregar.

Dorong Aksi Nyata di Ruang Digital

Menutup sambutannya, Firmansyah mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan ruang digital sebagai arena kolaborasi dan inovasi. Ia menegaskan bahwa forum ini diharapkan tidak hanya menjadi diskusi tahunan, tetapi melahirkan aksi konkret yang dapat memperkuat tata kelola komunikasi pemerintah baik di Batam maupun di daerah lain.

“Semoga kegiatan ini benar-benar mendorong aksi nyata dalam memperkuat komunikasi pemerintahan,” pungkasnya.

Dengan pendekatan baru yang lebih strategis, CommuniAction 2025 menjadi momentum Batam untuk membuktikan kapasitasnya sebagai kota modern yang tak hanya berkembang dalam sektor ekonomi, tetapi juga dalam kemampuan membangun narasi publik yang kuat dan adaptif. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan

22 Januari 2026 - 19:27 WIB

Polda Kepri Dukung HPN 2026, Kapolda Terima Penghargaan Sahabat PWI

22 Januari 2026 - 14:24 WIB

Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya

21 Januari 2026 - 18:57 WIB

Ranperda LAM Batam Disepakati, Yunus Pimpin Pansus

21 Januari 2026 - 17:16 WIB

Respons Cepat Ditsamapta Polda Kepri Tangani Kebakaran Angkringan Mega Legenda

21 Januari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Batam