RiauKepri.com, LINGGA – Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Lingga, Gandime Diyanto, S.T., M.IP menegaskan pentingnya penguatan keamanan pangan sebagai fondasi percepatan penurunan stunting. Hal tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting yang digelar Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Batam secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (02/12/2025) di Ruang Rapat Diskominfo Lingga.
Kegiatan ini juga diikuti Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lingga, Izjumadillah, S.Pd., MM, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Mokhtaraidi, S.Pd, serta seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lingga dan TPPS se-Kepulauan Riau.
Dalam sosialisasi tersebut, Balai POM menegaskan bahwa keamanan pangan memegang peran penting dalam mencegah stunting, karena kualitas makanan yang dikonsumsi sangat memengaruhi penyerapan gizi oleh tubuh. Selain menjadi pengawas obat dan makanan, Balai POM juga aktif menjalankan program edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan yang aman dan bergizi.
Materi yang disampaikan mencakup 5 Kunci Keamanan Pangan Keluarga, hubungan antara stunting dan keamanan pangan, risiko keracunan makanan, serta pentingnya gizi seimbang dalam tumbuh kembang anak. Pendekatan ini sekaligus menekankan bahwa pencegahan stunting tidak hanya soal pola asuh, tetapi juga kualitas makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Gandime Diyanto menyambut baik langkah Balai POM, mengingat Lingga masih memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat berbagai aspek intervensi stunting, termasuk edukasi pangan yang aman hingga ke tingkat keluarga. “Keamanan pangan merupakan pintu masuk penting untuk memastikan gizi benar-benar terserap tubuh,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap para peserta—baik perangkat daerah maupun anggota TPPS—dapat memperluas pemahaman dan ikut menyebarkan informasi tentang pentingnya pangan aman dan bergizi. Upaya ini dinilai menjadi bagian krusial dalam mencetak generasi Lingga yang lebih sehat, berkualitas, dan bebas stunting. (RK10)







