Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Siak

Pemkab Siak Kerahkan Alat Berat Atasi Pendangkalan Irigasi di Jayapura

badge-check


					Petani Jayapura saat mengucapkan terimakasih kepada Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli. (Foto: ist) Perbesar

Petani Jayapura saat mengucapkan terimakasih kepada Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK– Sejumlah petani di Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, dan Dinas PU setempat. Melalui sebuah video, para petani mengekspresikan rasa syukur atas turunnya bantuan alat berat untuk menangani pendangkalan saluran air menuju sawah mereka.

Bantuan berupa ekskavator yang diturunkan Pemkab Siak untuk mengeruk empat jalur saluran air yang mengalami pendangkalan. Kondisi itu sebelumnya dikeluhkan petani karena menghambat aliran air ke lahan persawahan.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, meski irigasi bukan kewenangan pemerintah kabupaten, pihaknya tetap turun tangan demi kepentingan masyarakat. “Namanya rakyat, apalagi petani, tetap wajib dibantu,” ujarnya.

Saat ini hanya satu pompa irigasi yang dilaporkan beroperasi penuh setiap hari. Aliran air dari pompa itu disebut tidak mengalami kendala dan mampu memenuhi kebutuhan air bagi sawah petani di sekitarnya.

Namun, satu unit pompa lainnya mengalami kerusakan. Perangkat itu, ungkap Afni, telah dilaporkan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III dan disampaikan bahwa unit tersebut segera diganti karena kondisi pompa dinilai sudah cukup tua.

Sambil menunggu pergantian dari BWS, mekanik khusus telah didatangkan untuk melakukan perbaikan sementara. Langkah itu dilakukan agar pasokan air ke persawahan tetap terjaga dan aktivitas pertanian tidak terganggu.

“Kita buat skema jangka pendek, menengah dan panjang. Yang terdekat kami memohon ke BWSS III untuk alokasi sumur artesis di titik krusial, sedangkan jangka panjang nantinya longstorange,” kata Afni. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak

18 Januari 2026 - 17:36 WIB

Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI

18 Januari 2026 - 06:02 WIB

Sampah Berserakan, Pengelola Pasar tak Resmi Dayun Dapat Ultimatum Bupati Siak

17 Januari 2026 - 10:26 WIB

Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia

16 Januari 2026 - 20:43 WIB

Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan

15 Januari 2026 - 21:26 WIB

Trending di Siak