Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Riau

Dayun Siak Raih Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan Lewat Program CSR Bakti BCA dan Kemenpar

badge-check


					Objek wisata di Dayun, Siak. (Foto: net) Perbesar

Objek wisata di Dayun, Siak. (Foto: net)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Desa Wisata Dayun, Kabupaten Siak, Riau, berhasil meraih Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan Tahun 2025 melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bakti BCA. Sertifikasi ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam mendorong pengembangan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Melansir dari kompas.com, Sabtu (20/12/2025), secara nasional, sebanyak 10 desa wisata dari berbagai daerah menerima sertifikat desa wisata berkelanjutan. Enam di antaranya memperoleh sertifikasi melalui dukungan CSR Bakti BCA, yakni Desa Wisata Dayun (Siak), Desa Wisata Kreatif Terong (Belitung), Desa Wisata Tamansari (Banyuwangi), Desa Wisata Pentingsari (Sleman), Desa Wisata Taro (Gianyar), dan Desa Wisata Bilebante (Lombok Tengah).
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, sertifikasi desa wisata berkelanjutan merupakan langkah penting untuk memastikan desa wisata di Indonesia berkembang secara bertanggung jawab.

“Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan adalah langkah penting untuk memastikan desa wisata di Indonesia naik kelas, tidak hanya menjadi destinasi unggulan, tetapi juga dikelola dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat setempat,” ujarnya.

Sertifikasi dilakukan melalui proses penilaian dan audit berdasarkan kriteria pariwisata berkelanjutan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2021. Penilaian dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Produk Indonesia Sustainable Tourism Council (LS Pr-ISTC) di bawah Kementerian Pariwisata.

Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono menyampaikan, dukungan BCA terhadap program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. “Dari 10 desa yang meraih sertifikat, enam di antaranya merupakan Desa Bakti BCA,” katanya.

Diraihnya sertifikasi ini, Desa Wisata Dayun diharapkan semakin memperkuat tata kelola pariwisata berbasis keberlanjutan, meningkatkan daya saing destinasi, serta memberikan manfaat ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan bagi masyarakat setempat. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil

19 Januari 2026 - 10:56 WIB

Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak

18 Januari 2026 - 17:36 WIB

K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah

18 Januari 2026 - 14:30 WIB

Menampi Dedap

18 Januari 2026 - 09:43 WIB

Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI

18 Januari 2026 - 06:02 WIB

Trending di Riau