RiauKepri.com, INHIL- Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) di Jalan Akasia, Tembilahan, dilanda kebakaran pada Selasa malam (6/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar. Untung lidah api dapat dijinakan dalam waktu sekitar 30 menit.
Kebakaran pertama kali diketahui setelah Posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil menerima laporan pada pukul 22.11 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, Junaidi Ismail, mengatakan pihaknya menurunkan lebih dari tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani peristiwa tersebut.
Proses pemadaman dilakukan secara terpadu bersama BPBD, relawan api PSMTI dan Padupai, serta mendapat dukungan pengamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP.
“Laporan masuk pukul 22.11 WIB. Tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman bersama unsur terkait,” ujar Junaidi.
Berkat kerja cepat dan sinergi seluruh unsur, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit. Upaya tersebut mencegah kobaran api meluas ke bagian gedung lainnya.
Berdasarkan peninjauan awal di lapangan, titik api diduga berasal dari lantai dua gedung, tepatnya di ruang Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Namun demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, yang turun langsung meninjau lokasi kejadian, menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa kebakaran ini berdampak pada aktivitas pemerintahan, khususnya pelayanan kepada masyarakat.
“Kita tentu tidak menginginkan musibah seperti ini terjadi karena banyak dampak dan kerugiannya, terutama terhadap pelayanan masyarakat. Saya mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi dan tidak termakan isu-isu negatif,” tegas Yuliantini.
Ia juga meminta publik untuk mempercayakan sepenuhnya proses penentuan penyebab kebakaran kepada aparat yang berwenang melalui penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.
Di lokasi kejadian, Kapolres Indragiri Hilir dan Dandim 0314/Inhil turut melakukan pemantauan langsung guna memastikan proses penanganan berjalan aman serta situasi tetap kondusif.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Tantawi Jauhari, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah terkait kelanjutan aktivitas kerja di bagian gedung yang terdampak kebakaran.
“Penempatan sementara bagi bagian yang terdampak akan ditentukan besok pagi melalui rapat,” ujarnya.
Pantauan di lapangan, kepulan asap tebal sempat membumbung dari bagian atas gedung kantor bupati dan menarik perhatian warga. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat tersendat akibat banyaknya warga yang memadati area tersebut, sebelum akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian.
Salah seorang warga Tembilahan, Wahyudi mengaku melihat asap pertama kali keluar dari atap gedung kantor bupati. “Saya lihat asap keluar dari atas atap, tidak lama kemudian mobil damkar langsung datang,” katanya.
Pasca api berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pendinginan dan mengantisipasi kemungkinan kebakaran lanjutan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (RK1)







