Menu

Mode Gelap
Bacakan Amanat Kapolri, Bupati Roby Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Seligi 2026 di Mapolres Bintan Prakiraan BMKG Jumat: Tanjungpinang hingga Natuna Didominasi Berawan dan Hujan Ringan Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas Pemkab Siak Bayar THR ASN 100%, TPP Disesuaikan Kemampuan APBD PT TIMAH Gandeng Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Sosialiasi Pengisian SPT Tahunan Melalui Coretax Polda Kepri Gelar Bazar Berkah Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi di HUT ke-21

Pekanbaru

Ini Inti Sari Maklumat Hari Ekosistem Riau Hijau yang Dibacakan Ketum MKA LAMR

badge-check


					Ketum MKA LAMR, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf, saat membacakan Hari Ekosistem Riau Hijau. (Foto: ist) Perbesar

Ketum MKA LAMR, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf, saat membacakan Hari Ekosistem Riau Hijau. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau secara resmi memaklumatkan tanggal 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau. Penetapan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau, Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, dalam prosesi di Balai Adat, Pekanbaru, Senin (23/2/2026).

Maklumat dibacakan bertepatan dengan 23 Februari 2026 Miladiyah atau 5 Ramadan 1447 Hijriah. Penetapan itu, sebagaimana disampaikan dalam maklumat, dilakukan atas permintaan anak kemanakan, khususnya yang tergabung dalam Persatuan Hijau Riau (PHR).

Dalam naskah maklumat disebutkan, setelah “menakar dengan nalar dan mencermati dengan hati,” LAMR mengajak seluruh masyarakat Riau, baik kini maupun masa mendatang, untuk menjadikan 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau.

Penetapan tersebut dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus pelecut agar perhatian terhadap ekosistem Riau terus dicurahkan, sehingga tetap terawat dan memberi manfaat bagi umat.

Dalam maklumat itu juga ditegaskan nilai-nilai adat Melayu yang menekankan tanggung jawab menjaga alam, mulai dari hutan dan tanah, bukit dan lembah, hingga laut dan selat. Pesan tersebut diperkuat dengan petuah adat yang menyebut tanda Melayu sejati dan beriman adalah mereka yang tahu menjaga alam dan lingkungan.

LAMR turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu menjaga ekosistem, sesuai peran dan kapasitas masing-masing. Kaum muda, orang tua, datuk, alim ulama, cendekiawan, hingga pemegang kekuasaan diminta berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Maklumat itu ditutup dengan seruan agar pesan Hari Ekosistem Riau disebarluaskan dan menjadi tekad bersama dalam menjaga kelestarian alam di Bumi Lancang Kuning.

Dokumen Maklumat Hari Ekosistem Riau tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas

12 Maret 2026 - 19:17 WIB

TPID Riau Perkuat Pengendalian Inflasi, Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Idulfitri

11 Maret 2026 - 14:02 WIB

PT Bumi Siak Pusako Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025

11 Maret 2026 - 13:42 WIB

Rompi Oranye dan Tangan Diborgol di Pagi Pekanbaru, Kepulangan Abdul Wahid Menuju Meja Hijau

11 Maret 2026 - 11:40 WIB

Hasil Survei Februari 2026, Indeks Kepuasan dan Persepsi Anti Korupsi Imigrasi Pekanbaru Tembus Nilai 97

11 Maret 2026 - 08:38 WIB

Trending di Pekanbaru