Menu

Mode Gelap
Oknum PPPK Satpol PP Bantan Ditangkap, Simpan 7 Paket Sabu dengan Berat Kotor Total 2,13 Gram Pengedar Sabu Sembunyikan dalam Bungkus Permen, Pria Inisial H Ditangkap Di jln Sudirman Bengkalis Ny. Sinta Aneng Hadiri Pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Wilayah Kabupaten/Kota Masa Bakti 2026–2031 Polda Riau Hadirkan Jalur Klinik Terapung dan Bantuan Sosial Sapa Warga Pesisir Sungai Siak Lepas 44 Jemaah Calon Haji, Bupati Roby : Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali BRK Syariah dan Kejari Siak Perkuat Sinergi untuk Penyelesaian Pembiayaan Secara Berkeadilan

Meranti

Rumah Kayu di Renak Dungun Terbakar, Polisi Menduga Api Berasal dari Sisa Bara Tungku

badge-check


					Rumah Kayu di Renak Dungun Terbakar, Polisi Menduga Api Berasal dari Sisa Bara Tungku Perbesar

RiauKepri.com, SELATPANJANG – Sebuah rumah milik warga di Dusun II Rambai, Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, hangus dilalap si jago merah pada Senin (9/3/2026) malam. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.40 WIB itu diduga dipicu sisa bara api dari tungku dapur.

Rumah yang terbakar diketahui milik Rusdi (27), seorang buruh yang tinggal di Jalan Panglima Kamal RT 001 RW 002 Dusun II Rambai. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik bersama istrinya sedang berada di rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH melalui Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Ipda Dominikus Turnip, SE, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

“Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin malam sekitar pukul 19.40 WIB di rumah milik saudara Rusdi yang berada di Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau. Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang pergi ke rumah orang tuanya,” ujar Ipda Dominikus Turnip dalam laporan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).

Dari informasi yang dihimpun, lanjut Turnip, kebakaran bermula pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB ketika istri Rusdi memasak menggunakan tungku kayu bakar untuk persiapan berbuka puasa. Setelah selesai memasak sekitar pukul 17.40 WIB, api pada tungku disebut telah dimatikan.

“Sekitar pukul 19.00 WIB, Rusdi bersama istrinya meninggalkan rumah untuk pergi ke rumah orang tuanya yang berada tidak jauh dari lokasi,” jelasnya.

Namun lanjut Turnip, sekitar pukul 19.40 WIB, seorang warga bernama Kari (55) yang hendak berkunjung ke rumah Ramli (60) melihat kobaran api dari arah rumah Rusdi. Menyadari adanya kebakaran, saksi kemudian segera menghubungi pemilik rumah sekaligus memberi tahu warga sekitar agar segera membantu memadamkan api.

“Seorang saksi yang melintas melihat api sudah membesar dari rumah korban. Saksi kemudian menghubungi pemilik rumah dan warga sekitar untuk membantu melakukan pemadaman secara gotong royong,” jelasnya lagi.

Warga yang datang ke lokasi kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Setelah berjibaku hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah yang seluruhnya berbahan kayu hangus terbakar. Selain bangunan rumah, sejumlah barang milik korban juga ikut musnah, di antaranya dokumen atau surat rumah serta satu unit sepeda motor Yamaha Vixion yang berada di dalam rumah.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materil berupa satu unit rumah kayu, dokumen rumah dan satu unit sepeda motor. Untuk total kerugian masih dalam pendataan,” tambahnya.

Berdasarkan analisa awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga berasal dari sisa bara api pada tungku tempat memasak yang kemungkinan masih menyala dan kemudian memicu api membesar.

Ipda Dominikus Turnip juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku atau sumber api di rumah, terutama saat akan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar memastikan api benar-benar padam setelah memasak, terutama yang menggunakan tungku kayu bakar, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Saat ini situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif. Sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan?

16 April 2026 - 20:38 WIB

Oknum Guru Honorer di Meranti Ditangkap

16 April 2026 - 11:51 WIB

Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu 

15 April 2026 - 16:48 WIB

Menanam Harapan, Menuai Kemandirian, Lapas Selatpanjang Gelar Panen Raya

15 April 2026 - 15:15 WIB

Tempat Hiburan Di Meranti Dirazia, Dua Pengunjung Negatif Narkoba

14 April 2026 - 14:16 WIB

Trending di Meranti