Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Riau

LAMR dan FSBMR Jalin Kerja Sama, Gelar Melayu Berdendang Setiap Malam Sabtu

badge-check

LAMR dan FSBMR Jalin Kerja Sama untuk helat Melayu Berdendang setiap malam Sabtu. (Foto: ist) Perbesar

LAMR dan FSBMR Jalin Kerja Sama untuk helat Melayu Berdendang setiap malam Sabtu. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau melalui Badan Pengelola Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif menjalin kerja sama dengan Forum Seni Budaya Melayu Riau (FSBMR) untuk memperkuat pelestarian seni budaya Melayu melalui program Melayu Berdendang.

Ketua Badan Pengelola Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif LAMR Provinsi Riau, Datuk Toni Werdiansyah, mengatakan program tersebut akan menjadi agenda rutin yang digelar setiap malam Sabtu di halaman Balai Adat Melayu Riau.

“LAMR Provinsi Riau melalui Badan Pengelola Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Forum Seni Budaya Melayu Riau (FSBMR). Salah satu wujud kerja sama itu adalah diselenggarakannya kegiatan Melayu Berdendang,” kata DatukToni, Jumat (10/7/2026).

Menurut Datuk Toni, Melayu Berdendang akan menjadi ruang bagi para seniman dan masyarakat untuk menampilkan sekaligus menikmati berbagai pertunjukan seni budaya Melayu.

Selain peluncuran program tersebut, LAMR dan FSBMR juga akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan seni, budaya, dan ekonomi kreatif berbasis budaya Melayu.

Datuk Toni berharap kolaborasi itu mampu menghidupkan kembali seni budaya Melayu di tengah masyarakat sekaligus menjadi wadah bagi para pelaku seni dan ekonomi kreatif untuk terus berkarya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, dalam sambutannya menegaskan LAMR secara konsisten menjalankan upaya pelestarian dan pemanfaatan seni budaya Melayu.

Datuk Seri Taufik juga mengatakan Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif merupakan sayap organisasi LAMR yang berperan dalam pengembangan serta pelestarian seni budaya Melayu kontemporer, sehingga diharapkan mampu menjawab perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai adat dan budaya Melayu. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hukum Adat Melayu Dibahas, Masyarakat Sakai Usulkan Sanksi bagi Pelanggar di Wilayah Adat

17 Okt 2026 - 17:26 WIB

Hukum Adat Melayu Dibahas, Masyarakat Sakai Usulkan Sanksi bagi Pelanggar di Wilayah Adat

Mahasiswa FIB Unilak Raih Sutradara Monolog Terbaik dan Juara II Terbaik di Festival Sagara Teater Internasional

17 Okt 2026 - 12:48 WIB

Mahasiswa FIB Unilak Raih Sutradara Monolog Terbaik dan Juara II Terbaik di Festival Sagara Teater Internasional

Jangan Sampai Adat Melayu Tinggal Kenangan, LAMR Riau Siapkan Hukum Acara Adat

17 Okt 2026 - 10:05 WIB

Jangan Sampai Adat Melayu Tinggal Kenangan, LAMR Riau Siapkan Hukum Acara Adat

Pusaka Bernyawa

17 Okt 2026 - 08:28 WIB

Pusaka Bernyawa

Wakili Riau ke Tingkat Nasional, Wisellin Alexia Minta Tunjuk Ajar LAMR

16 Okt 2026 - 16:36 WIB

Wakili Riau ke Tingkat Nasional, Wisellin Alexia Minta Tunjuk Ajar LAMR
Trending di Pekanbaru