Menu

Otomatis
Breaking News

Tanjungpinang

Kontainer UMKM Disdagin Tanjungpinang Hilang, APH Diminta Bertindak

badge-check

Kontainer untuk pelaku UMKM milik Dinas Disdagin Kota Tanjungpinang. (Foto: ist) Perbesar

Kontainer untuk pelaku UMKM milik Dinas Disdagin Kota Tanjungpinang. (Foto: ist)

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Proyek pengadaan kontainer untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang menjadi sorotan publik.

Pasalnya, sejumlah kontainer yang disebut diperuntukkan bagi pedagang di kawasan Melayu Square hingga kini terlihat belum difungsikan sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai manfaat proyek yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dengan nilai mencapai miliaran rupiah tersebut.

Kontainer yang belum dimanfaatkan dinilai cukup memprihatinkan, mengingat fasilitas tersebut seharusnya dapat menjadi sarana pendukung bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan aktivitas perekonomian di kawasan Melayu Square.

Akhmad warga Tanjungpinang mengaku sangat menyayangkan saat melihat perencanaan penggunaan anggaran untuk beli kontainer tersebut justru terbuang sia-sia. Dirinya meminta terhadap kondisi tersebut ia menyarankan agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera bertindak secara tegas dan transparan.

“Kami cukup heran dan prihatin. Kontainer yang kabarnya merupakan proyek Disdagin Kota Tanjungpinang dengan nilai miliaran rupiah ini sampai sekarang belum difungsikan sebagaimana mestinya,” ujar sumber tersebut, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah semestinya memastikan setiap proyek yang menggunakan uang rakyat dapat memberikan manfaat dan segera dimanfaatkan sesuai dengan tujuan awal pengadaannya.

“Kalau memang untuk UMKM, tentunya kami berharap segera difungsikan agar masyarakat, khususnya pedagang, bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Sorotan terhadap proyek tersebut juga menyangkut transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran. Publik tentu berharap adanya penjelasan mengenai berapa nilai anggaran yang digunakan, jumlah kontainer yang dibangun atau disediakan, mekanisme pengelolaannya, serta alasan fasilitas tersebut belum beroperasi. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Musyakbar XII FSI Qalbun Salim STIE Pembangunan Tanjungpinang: Bangkitkan Semangat Muda Berkualitas

21 Agu 2026 - 13:19 WIB

Musyakbar XII FSI Qalbun Salim STIE Pembangunan Tanjungpinang: Bangkitkan Semangat Muda Berkualitas

Semester I-2026, Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang Catat Kinerja Positif Layanan Barang dan Penumpang

20 Agu 2026 - 19:21 WIB

Semester I-2026, Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang Catat Kinerja Positif Layanan Barang dan Penumpang

Warga Kampung Sidomakmur Rayakan HUT ke-81 RI dengan Kuda Kepang hingga Permainan Rakyat

19 Agu 2026 - 20:06 WIB

Warga Kampung Sidomakmur Rayakan HUT ke-81 RI dengan Kuda Kepang hingga Permainan Rakyat

Bulog Tanjungpinang Salurkan Bantuan Beras Tiga Bulan, 59.662 KPM di Kepri Jadi Penerima

19 Agu 2026 - 17:30 WIB

Bulog Tanjungpinang Salurkan Bantuan Beras Tiga Bulan, 59.662 KPM di Kepri Jadi Penerima

ATL Kepri Siap Bermitra dengan Pemerintah Selamatkan Tradisi Lisan

19 Agu 2026 - 14:32 WIB

ATL Kepri Siap Bermitra dengan Pemerintah Selamatkan Tradisi Lisan
Trending di Tanjungpinang