Menu

Mode Gelap
Satresnarkoba Polres Bengkalis Amankan Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Bathin Solapan Jalan Bandes Duri Barat Jadi Lokasi Pengungkapan Sabu 10,70 Gram oleh Polres Bengkalis Satresnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Dua Pelaku Narkotika di Jalan Jawa Gg Aneka dan Jalan Alhamrah Mandau Ruang Asa Project Bersama HIMA Fisioterapi Universitas Awal Bros Hadirkan Kepedulian untuk Lansia Lewat Program “Lansia Sehat” Global Sumud Flotilla for Gaza ‎Miliki Sekretariat Sendiri, KCMI Anambas Siap Perkuat Program Organisasi

Riau

LAMR Meranti Laksanakan Langkah Awal Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu

badge-check


					Helat Langkah Awal Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu di Kecamatan Rangsang Barat yang dilaksanakan LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti. Perbesar

Helat Langkah Awal Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu di Kecamatan Rangsang Barat yang dilaksanakan LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti.

RiauKepri.com, MERANTI- Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (DPH LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan “Langkah Awal Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu” di Kecamatan Rangsang Barat, sebagai tahap persiapan kegiatan utama yang akan digelar dalam waktu dekat.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, didampingi Ketua V Bidang Lingkungan Hidup dan Kearifan Lokal Datuk H. Darwis, S.Pd., M.M., Sekretaris Umum Datuk Zaini Mahadun, Ketua Panitia Datuk Abdul Zaid Ismail, serta sejumlah pengurus lainnya.

Menurut Datuk Seri Afrizal Cik, kegiatan ini merupakan survei lokasi guna menentukan titik-titik penting atau “Titik Henti” dalam rangkaian kegiatan “Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu”.

Beberapa lokasi yang ditinjau dan direncanakan sebagai “Titik Henti” antara lain:

1. Balai Adat Kecamatan Rangsang Barat di Desa Bantar.

2. Masjid Jami’ Arruhama di Dusun Ayun, Desa Permai, masjid tertua di Pulau Rangsang yang didirikan pada tahun 1920 dan diresmikan oleh Sultan Siak.

3. Pantai Tanjung Motong, Desa Permai, lokasi bersejarah pertempuran TNI dan Tentara Belanda pada 6 Juni 1948.

4. Kawasan Penghijauan Mangrove Cinta, Desa Anak Setatah.

Selain itu, direncanakan juga pelaksanaan Deklarasi Dukungan Daerah Istimewa Riau di salah satu pantai bagian utara Pulau Rangsang yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka.

“Di titik perbatasan inilah kami akan menyampaikan seruan dan dukungan agar Riau dijadikan daerah istimewa, karena letaknya yang strategis serta kesamaan budaya dan bahasa dengan Tanah Semenanjung, Malaysia,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.

Rombongan disambut oleh Ketua LAMR Kecamatan Rangsang Barat, Datuk H. Suardi, S.Pd, beserta pengurus lokal yang juga menjadi panitia kegiatan tersebut.

“Mohon doanya agar kegiatan ini berjalan lancar dan sempurna,” tutup Datuk Seri Afrizal Cik. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kurban Masjid Ar-Rahim Gading Marpoyan Ditargetkan 16 Ekor Sapi

24 Mei 2026 - 20:43 WIB

Zikir Listrik

24 Mei 2026 - 07:32 WIB

Adat Merantau

23 Mei 2026 - 09:26 WIB

Memanjat Jambat, Menyeberang Sungai dan Jalan Berlumpur, Bupati Afni Antar Seragam ke Pelosok

22 Mei 2026 - 10:06 WIB

Polsek Tebingtinggi Lakukan Pengecekan Ketahanan Pangan P2B Peternakan Kambing

22 Mei 2026 - 10:01 WIB

Trending di Meranti