Menu

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Untuk Kemajuan Kebudayaan Melayu, Gubri Sambut Musyawarah V LARM se-Semutera

badge-check

Berfoto bersama Gubernur Riau, Datuk Seri Setia Amanah Abdul Wahid, S. Pd. I, M. Si, dengan LAMR tentang  Musyawarah Sekretariat Bersama (Sekber) V Lembaga Adat Rumpun Melayu (LARM) se-Sumatera, pada 8-11 Agustus 2025 mendatang. F: Ist Perbesar

Berfoto bersama Gubernur Riau, Datuk Seri Setia Amanah Abdul Wahid, S. Pd. I, M. Si, dengan LAMR tentang Musyawarah Sekretariat Bersama (Sekber) V Lembaga Adat Rumpun Melayu (LARM) se-Sumatera, pada 8-11 Agustus 2025 mendatang. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU– Gubernur Riau, Datuk Seri Setia Amanah Abdul Wahid, S. Pd. I, M. Si, menyambutkan baik Musyawarah Sekretariat Bersama (Sekber) V Lembaga Adat Rumpun Melayu (LARM) se-Sumatera, pada 8-11 Agustus 2025 mendatang. Dia yakin banyak hal yang dapat dilaksanakan bersama untuk kemajuan kebudayaan Melayu.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (Ketum DPH LAMR) Provinsi Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, kepada media hari Kamis, (31/7/2025).

“Saya dan kawan-kawan diterima Datuk Seri Abdul Wahid hari Rabu petang di kediaman dinasnya, ” kata Datuk Seri Taufik.

Disebutkannya, Gubernur Riau Abdul Wahid didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda Riau) M. Job Kurniawan. Sedangkan Datuk Seri didampingi Ketua dan Bendahara Panitia Musyawarah LARM se-Sumatera Datuk Jonnaidi Dasa serta Datuk M. Fadhli.

Datuk Seri Setia Amanah, ingin berdiskusi dengan peserta musyawarah tersebut. Tetapi waktunya amat padat, sehingga harus dicari waktu yang pas dengan kedua belah pihak. “Setelah paripurna milad Riau ke-68 di DPRD Riau, Datuk Seri Setia Amanah akan bergabung dengan peserta musyawarah LARM se-Sumatera di balairung Tenas Effendy LAMR,” kata Datuk Seri Taufik.

Gubernur menilai, Musyawarah LARM se-Sumatera itu penting. Setidak-tidaknya, bisa saling tukar pengalaman dalam membangun kebudayaan untuk berbagai segi termasuk sosial ekonomi. Tidak mustahil pula berbagai hal bisa dikongsikan dengan peran masing-masing sesuai potensi daerah. Konekting transportasi antardaerah misalnya melalui jalan tol, dapat menawarkan kerja sama kawasan yang memuliakan kearifan lokal.

Riau sendiri memang telah menjadikan kebudayaan Melayu sebagai landasan pembangunan. Dengan slogan “Merawat tuah, menjaga marwah, ” kebudayaan Melayu bukan saja harus eksis, tetapi berkembang yang dapat memajukan masyarakat secara bersama-sama.

Ketua Panitia Musyawarah Sekber V LARM Datuk Jonnaidi Dasa mengatakan, hampir semua provinsi sudah menyatakan ikut kegiatan ini. Musyawarah akan membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), program kerja, serta rumusan rekomendasi bersama untuk keberlangsungan dan peran strategis lembaga adat rumpun Melayu di Sumatera.(RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hotspot Riau 447 Titik, Udara Pekanbaru Berbahaya

25 Agu 2026 - 08:40 WIB

Hotspot Riau 447 Titik, Udara Pekanbaru Berbahaya

Prabowo Bongkar Modus ‘Pura-pura Mancing’ di Balik Karhutla Riau

24 Agu 2026 - 15:15 WIB

Prabowo Bongkar Modus ‘Pura-pura Mancing’ di Balik Karhutla Riau

Prabowo Turun ke Rimbo Panjang, Karhutla Masih Berkobar di Tengah Kepungan Asap

24 Agu 2026 - 14:44 WIB

Prabowo Turun ke Rimbo Panjang, Karhutla Masih Berkobar di Tengah Kepungan Asap

Dalam RUPS-LB, Haris Kampay Tambah Bidang Usaha SPR

24 Agu 2026 - 11:49 WIB

Dalam RUPS-LB, Haris Kampay Tambah Bidang Usaha SPR

Mahasiswa KKN UMRI Ubah Sampah Botol Plastik Jadi Pot Bunga

24 Agu 2026 - 10:47 WIB

Mahasiswa KKN UMRI Ubah Sampah Botol Plastik Jadi Pot Bunga
Trending di Pekanbaru