Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Riau

Hari Ini: Udara tak Sehat, Pelajar di Pekanbaru tak Wajib Datang, Sekolah Daring

badge-check

Wali Kota Pekanbaru Agung, saat mengumumkan sekolah daring. Perbesar

Wali Kota Pekanbaru Agung, saat mengumumkan sekolah daring.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Kabut asap mulai menyelimuti Kota Pekanbaru dan udara tak sehat. Kondisi ini membuat Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengambil langkah antisipasi dengan meminta seluruh peserta didik PAUD, TK, SD hingga SMP mengikuti pembelajaran dari rumah atau daring pada Senin (24/8/2026).

Keputusan itu disampaikan Agung melalui media sosial usai mengikuti rapat bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Senin dini hari.

Pada kesempatan itu, pihak BMKG membeberkan, hasil pemantauan menunjukkan adanya potensi asap masuk ke Pekanbaru akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Asap yang ke Pekanbaru ini berasal dari Pelalawan, kemudian Kampar dan juga dari provinsi sebelahnya, termasuk Jambi, Sumatera Selatan dan Lampung. Hal ini disebabkan arah angin dari Selatan menuju Utara membuat asap bergerak melewati Pekanbaru dan berpotensi berkumpul di wilayah Riau. Kondisi tersebut diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Agung menambahkan, konsentrasi partikulat PM2,5 yang terpantau sejak Ahad malam pada pukul 17.00 hingga 21.00 WIB, berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Kondisi itu menjadi pertimbangan pemerintah untuk melindungi anak-anak dari paparan polusi udara.

“Untuk itu kami memutuskan agar pembelajaran pada Senin, 24 Agustus tetap dilaksanakan, namun pembelajaran dengan jarak jauh atau daring di rumah,” ujar Agung.

Agung menegaskan peserta didik tidak diwajibkan dan tidak dianjurkan datang ke sekolah. Ia juga meminta para guru tidak memberikan beban tambahan kepada siswa maupun orang tua selama pembelajaran daring berlangsung. Kebijakan tersebut akan dievaluasi setiap hari dengan melihat perkembangan kualitas udara dan kondisi asap di Pekanbaru.

Agung berharap hujan yang diperkirakan turun dalam dua hari ke depan dapat membantu mengurangi polutan dan membuat kondisi udara kembali membaik.
“Mudah-mudahan dua hari lagi ada hujan sehingga mengurangi polutan yang ada di Pekanbaru,” katanya.

Wako Pekanbaru itu berharap jika kondisi udara membaik, anak-anak dapat kembali mengikuti pembelajaran secara normal di sekolah. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BSP Gandeng Kejari Siak melalui Kesepakatan Bersama

16 Okt 2026 - 09:19 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BSP Gandeng Kejari Siak melalui Kesepakatan Bersama

Bupati Siak Afni, Satu-satunya Kepala Daerah dari Riau Penerima Grand Award Baznas RI

15 Okt 2026 - 18:03 WIB

Bupati Siak Afni, Satu-satunya Kepala Daerah dari Riau Penerima Grand Award Baznas RI

Persiapan Haji Dimulai dari Perencanaan Keuangan, BRK Syariah Perkuat Layanan bagi Calon Jemaah

15 Okt 2026 - 10:40 WIB

Persiapan Haji Dimulai dari Perencanaan Keuangan, BRK Syariah Perkuat Layanan bagi Calon Jemaah

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Riau Berlaku, Cuma Sampai 30 November

15 Okt 2026 - 09:45 WIB

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Riau Berlaku, Cuma Sampai 30 November

BRK Syariah Raih Penghargaan Kemitraan Ekosistem Keuangan Kampus di Milad ke-64 UNRI

14 Okt 2026 - 17:01 WIB

BRK Syariah Raih Penghargaan Kemitraan Ekosistem Keuangan Kampus di Milad ke-64 UNRI
Trending di Pekanbaru