Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan? Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

Internasional

Rumah Budaya Tengku Mahkota Wakili Indonesia Ikut Simposium Bangsawan Nusantara di Perak

badge-check


					Simposium Bangsawan Nusantara di Perak, Malaysia. Perbesar

Simposium Bangsawan Nusantara di Perak, Malaysia.

RiauKepri.com, PERAK- Rumah Budaya Tengku Mahkota Riau menghadiri undangan Majlis Simposium Bangsawan Nusantara yang digelar sempena Jarayawara Bangsawan Nusantara. Acara ini ditaja oleh Waris Moraza Negeri Perak, Malaysia, pada 27 September 2025 di Universiti Kuala Lumpur Royal College of Medicine Perak.

Simposium ini menjadi wadah pertemuan para penggiat seni, akademisi, pelajar, serta masyarakat serumpun untuk membincangkan, menyajikan, dan meraikan teater bangsawan sebagai warisan budaya Melayu. Peserta datang dari empat negara, yakni Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Rangkaian kegiatan meliputi diskusi ilmiah, persembahan jarayawara, bengkel pendidikan, hingga pembentukan jaringan kerja sama Nusantara.

Muhammad Reza Akmal, S.Psi., selaku panelis perwakilan Indonesia, menegaskan bahwa bangsawan bukan sekadar tontonan seni, melainkan tuntunan budaya yang diwariskan leluhur. “Simposium ini menjadi ruang penting mempertemukan pelaku, akademisi, dan generasi muda dari berbagai negara serumpun dalam menjaga, mengembangkan, serta menghidupkan kembali semangat kebangsawanan di era modern,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Indonesia turut mempersembahkan karya berjudul Mahkota Sultan yang mengangkat kisah Kesultanan Siak Sri Indrapura. Pementasan itu bercerita tentang perjuangan Sultan Syarif Kasim II melawan penjajah dan penyerahan 13 juta gulden emas untuk modal kemerdekaan Indonesia.

“Melalui kisah ini, kami ingin menampilkan nilai kepemimpinan, kebijaksanaan, dan marwah budaya Melayu yang termaktub dalam sejarah Kesultanan Siak, agar terus dikenang serta menginspirasi generasi masa kini,” tambah Reza.

Ia juga berharap momentum simposium ini dapat semakin memperkenalkan Provinsi Riau sebagai salah satu pusat kebudayaan Melayu di tingkat regional maupun internasional.

“Tradisi bangsawan harus menjadi ikon kebanggaan, bukan hanya untuk Riau, tetapi juga Indonesia. Dengan dukungan generasi muda, akademisi, dan pemerintah, seni budaya ini bisa menjadi kekuatan identitas sekaligus diplomasi kebudayaan di pentas dunia,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Datin Shahnoor Zahutin Mohd Haslan Mayudin selaku penganjur. Menurutnya, Simposium Bangsawan Nusantara diadakan untuk memperkukuh peran bangsawan sebagai warisan budaya Nusantara, menghubungkan penggiat seni dan akademik lintas negara, serta melahirkan platform kolaborasi dan pertukaran ilmu di tingkat serumpun.

“Kehadiran dan komitmen para tokoh, sarjana, pelajar, dan penggiat seni dari Indonesia, Singapura, Brunei, dan Malaysia amat kami hargai,” ujarnya.

Dengan simposium ini, diharapkan teater bangsawan dapat terus hidup. Sebab, di atas panggung, kisah lama bukan sekadar dipentaskan, melainkan dirawat sebagai bagian dari sejarah dan peradaban Melayu. (rilis)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nadim Festival Obati Kerinduan Event Sastra di Batam

8 April 2026 - 15:49 WIB

Diterima di 13 Kampus Luar Negeri, Siswa MAN 2 Pekanbaru Kejar Beasiswa Demi Ringankan Orangtua

7 April 2026 - 21:01 WIB

Penyair Bintan Erizal Norman Pukau Delegasi Asia Tenggara di Nadim Festival 2026

5 April 2026 - 15:28 WIB

Krisis BBM Filipina Lumpuhkan Transportasi, Warga Beralih Jalan Kaki

27 Maret 2026 - 17:15 WIB

Irak “Main Dua Kaki”: Restui Milisi Pro-Iran Hadapi AS di Tengah Tekanan Konflik Regional

26 Maret 2026 - 20:25 WIB

Trending di Internasional