Menu

Mode Gelap
Audiensi dengan Bupati, KONI Meranti Perkuat Sinergi Hadapi Porprov Riau dan Pembinaan Atlet Di Hadapan Perwira TNI, Bupati Afni: Menjaga Siak, Menjaga Ketahanan Energi Nasional Tiga Cagar Budaya Siak Masuk Seleksi Nasional, Bupati Afni Mohon Dukungan KADIN Riau Jajaki Kolaborasi Porang dan Geronggang di Bengkalis, Buka Peluang Ekonomi Berbasis Agroforestri Momen “Buka Lawang” di Balai Adat, Sekda Ersan: Mari Bersama Rawat Warisan Leluhur Demi Bengkalis yang Lebih Berkemajuan Pengurus PWI Kepulauan Meranti Periode 2026–2029 Resmi Dilantik

Riau

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Hidupkan Kembali Keceriaan Permainan Tradisional di Taman Bunga Impian Okura

badge-check

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Hidupkan Kembali Keceriaan Permainan Tradisional di Taman Bunga Impian Okura Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai Taman Bunga Impian Okura, Desa Wisata Tebing Tinggi Okura, Pekanbaru, pada Sabtu, 1 November 2025. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning menggelar kegiatan “Permainan Tradisional Melayu”, yang dihadiri oleh masyarakat setempat, dosen, dan mahasiswa.

Beragam permainan rakyat dimainkan bersama, seperti congklak, egrang, kelereng, layang-layang, gasing, tapak tempurung, hingga karet lompat tali. Suara riuh anak-anak bercampur dengan tawa warga menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan di tengah taman bunga yang asri.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk melestarikan permainan tradisional Melayu yang sarat nilai budaya dan kebersamaan. Melalui permainan sederhana, peserta diajak mengenal kembali makna kerja sama, sportivitas, dan kegembiraan tanpa teknologi.

“Kegiatan tidak hanya bermain, tetapi menjadi ruang untuk mengenang, menghidupkan, dan menanamkan rasa cinta terhadap budaya sendiri. Permainan tradisional adalah cara kita belajar gembira tanpa melupakan jati diri Melayu,” ujar Elsa Dwiyanti, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal. Warga dari berbagai usia ikut mencoba permainan, bahkan beberapa orang tua tampak mengajarkan cara bermain egrang kepada anak-anak mereka.

“Kami sangat senang melihat semangat warga yang ikut berpartisipasi. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin mahasiswa, agar budaya bermain tradisional tidak hilang ditelan zaman,” ungkap Fadhil, selaku Ketua Pelaksana kegiatan.

Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami nilai-nilai budaya dalam praktik nyata. Permainan tradisional dipandang sebagai bentuk pendidikan karakter yang mengajarkan kebersamaan dan tanggung jawab sosial.

“Permainan tradisional bukanlah untuk bermain saja, tetapi juga pendidikan karakter. Di dalamnya ada nilai gotong royong, sportivitas, dan kesantunan yang menjadi ciri khas budaya Melayu,” tutur Bapak Deni Afriadi, selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu.

Sebagai penutup, panitia memberikan hadiah kepada masyarakat yang paling aktif dan antusias mengikuti seluruh permainan. Sorak sorai peserta mengiringi momen bahagia tersebut, menandai berakhirnya kegiatan dengan senyum dan rasa bangga. (RK2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tiga Cagar Budaya Siak Masuk Seleksi Nasional, Bupati Afni Mohon Dukungan

29 Juli 2026 - 14:06 WIB

KADIN Riau Jajaki Kolaborasi Porang dan Geronggang di Bengkalis, Buka Peluang Ekonomi Berbasis Agroforestri

29 Juli 2026 - 13:45 WIB

Momen “Buka Lawang” di Balai Adat, Sekda Ersan: Mari Bersama Rawat Warisan Leluhur Demi Bengkalis yang Lebih Berkemajuan

29 Juli 2026 - 13:25 WIB

Tiga Begal Bersenjata Tajam Beraksi di Pekanbaru, Seorang Wanita Terluka

28 Juli 2026 - 19:06 WIB

Upaya Peningkatan Deviden dan PAD tak Pernah Berhenti, Direktur SPR Haris Kampay Teken MoU di Bidang Kelistrikan dengan PT AJA

28 Juli 2026 - 14:18 WIB

Trending di Pekanbaru