Menu

Mode Gelap
Satresnarkoba Polres Bengkalis Amankan Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Bathin Solapan Jalan Bandes Duri Barat Jadi Lokasi Pengungkapan Sabu 10,70 Gram oleh Polres Bengkalis Satresnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Dua Pelaku Narkotika di Jalan Jawa Gg Aneka dan Jalan Alhamrah Mandau Ruang Asa Project Bersama HIMA Fisioterapi Universitas Awal Bros Hadirkan Kepedulian untuk Lansia Lewat Program “Lansia Sehat” Global Sumud Flotilla for Gaza ‎Miliki Sekretariat Sendiri, KCMI Anambas Siap Perkuat Program Organisasi

Riau

Gubernur Riau Wahid Ditangkap KPK, Roda Pemerintah Tetap Berjalan Normal

badge-check


					Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi. (Foto: net) Perbesar

Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi. (Foto: net)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal pasca-operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid dan sejumlah pejabat di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa pelayanan publik dan kegiatan pemerintahan tidak boleh terhenti meskipun tengah terjadi proses hukum terhadap kepala daerah.

“Pemerintahan harus berjalan dengan baik, semua pelayanan masyarakat tidak boleh berhenti. Semua fungsi-fungsi pemerintahan harus berjalan dengan baik,” kata Syahrial Abdi di Pekanbaru, Selasa (4/11/2025).

Ia menambahkan, Pemprov Riau tetap menjalankan agenda pemerintahan sebagaimana mestinya. Salah satunya adalah rapat percepatan penurunan stunting yang tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

“Termasuk kegiatan hari ini, kita tidak menunda rapat stunting. Yang diharapkan masyarakat adalah pelayanan pemerintahan harus berjalan dengan baik, dan itu harus kita jaga,” ujarnya.

Syahrial menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa OTT yang dilakukan KPK di lingkungan Pemprov Riau. Menurutnya, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh aparatur untuk memperkuat integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Terkait hari ini yang sudah menjadi isu publik, Pemprov Riau menyampaikan rasa prihatin terhadap peristiwa ini,” katanya dalam kesempatan yang sama.

Diketahui, dalam operasi senyap yang dilakukan pada Senin (3/11/2025), KPK mengamankan 10 orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau M. Arief Setiawan, beberapa pejabat lain, serta pihak swasta dan tim sukses.

Syahrial menegaskan, Pemprov Riau menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK dan siap mengikuti arahan lembaga antirasuah tersebut. “Untuk proses hukum, tentunya kita mendukung apa pun yang dilakukan aparat hukum kita, KPK. Kami siap menerima petunjuk yang diperintahkan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar Riau tetap kondusif dan roda pemerintahan terus berjalan dengan baik. “Mohon doa untuk kawan-kawan semua agar Riau ke depan lebih baik,” ujar Syahrial. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ruang Asa Project Bersama HIMA Fisioterapi Universitas Awal Bros Hadirkan Kepedulian untuk Lansia Lewat Program “Lansia Sehat”

25 Mei 2026 - 08:10 WIB

Tim FIB UNILAK Laksanakan Pengabdian Masyarakat Usung Randai Kuantan Singingi di SMAN 10 Pekanbaru

24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Kurban Masjid Ar-Rahim Gading Marpoyan Ditargetkan 16 Ekor Sapi

24 Mei 2026 - 20:43 WIB

Zikir Listrik

24 Mei 2026 - 07:32 WIB

Adat Merantau

23 Mei 2026 - 09:26 WIB

Trending di Minda