RiauKepri.com, MERANTI – Gangguan pasokan listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mendapat perhatian serius menyusul kerusakan sejumlah pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik PLN Sub Rayon di Desa Lemang.
Kondisi tersebut menyebabkan kehilangan daya sehingga pasokan listrik tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemadaman bergilir pun terjadi dan dalam beberapa waktu terakhir dirasakan semakin parah.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, belum lama ini dilakukan pemasangan mesin tambahan di wilayah Lemang. Tepat pada Senin (21/9/2026) pagi, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Muyono, mengatakan mesin tambahan berkapasitas 400 kilowatt (kW) telah selesai dipasang.
Menurut Muyono, tambahan daya tersebut diharapkan dapat membantu menutup defisit listrik, khususnya di wilayah Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir.
“Alhamdulillah, hari ini selesai pemasangan mesin tambahan 400 kW di wilayah Lemang PLN Rayon Selatpanjang. Ini dihitung bisa menutupi defisit sekitar Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir,” ujar Muyono.
Ia berharap pengoperasian mesin tambahan tersebut dapat mengurangi gangguan dan pemadaman listrik yang selama ini dirasakan masyarakat.
Meski demikian, mesin berkapasitas 400 kW tersebut masih bersifat sewa. PLN juga direncanakan mendapatkan tambahan mesin dengan kapasitas lebih besar pada bulan berikutnya.
“Mesin ini hanya sewa. Menunggu bulan depan datang mesin dari PLN yang besarnya 2 mega,” katanya.
Selain itu, disebutkan terdapat dua mesin tambahan dengan kapasitas masing-masing 400 kW dan 250 kW yang akan mendukung kebutuhan pasokan listrik di wilayah tersebut.
Muyono juga menyampaikan apresiasi kepada para pekerja yang terlibat dalam pemasangan dan penanganan gangguan kelistrikan.
“Kita juga berterima kasih kepada pekerja yang tidak kenal lelah dalam menyelesaikan pekerjaan untuk menutup defisit kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan listrik sangat dibutuhkan masyarakat, baik untuk aktivitas rumah tangga maupun mendukung kegiatan ekonomi.
Sebelumnya, gangguan listrik yang berulang di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti telah mendapat perhatian pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pemkab Kepulauan Meranti kemudian memanggil manajemen PLN untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan adanya langkah konkret dalam mengatasi persoalan kelistrikan yang dinilai semakin mengganggu aktivitas masyarakat.
Dengan adanya penambahan mesin tersebut, pasokan listrik diharapkan dapat lebih stabil sembari menunggu tambahan mesin dari PLN yang direncanakan tiba pada bulan berikutnya. (RK12).






