RiauKepri.com KUNDUR – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun wilayah kerja (Wilker) Tanjungbatu perketat pengawasan muatan kapal antar pulau, utamakan keselamatan penumpang, Kepala KSOP Wilayah Kerja Tanjungbatu Hariadi Utama, S.PI, MH langsung mengecek ke speedboat atau kapal antar pulau Jum’at (06/11/2026).
Kepala KSOP Wilker Tanjungbatu Hariadi Utama, S.PI, MH mengatakan pengawasan kita lakukan demi menjaga keselamatan penumpang, artinya kesesuaian jumlah penumpang kapal antar pulau dengan data manifest cocok atau tidak, ujar Hariadi.

Kami juga menghimbau kepada para penumpang tidak membawa barang bagasi terlalu banyak, tidak melebihi kapasitas yang diizinkan, dan sesuai standar KSOP, ujar Hariadi.
Hariadi menyebutkan tidak hanya barang bawaan yang kita cek, melainkan demi keselamatan dan keamanan penumpang kita melakukan pemeriksaan terhadap alat keselamatan yang ada di speedboat atau kapal di pelabuhan Tanjungbatu Kundur.
“keselamatan pelayaran, penumpang, muatan barang yang dibawa menjadi prioritas otoritas pelabuhan,” ungkap Hariadi.
Tidak sampai di situ saja sambung Hariadi KSOP terus secara rutin mengawasi kelaiklautan kapal, dokumen, serta menerbitkan surat persetujuan berlayar (SPB).
Untuk kepelabuhanan kita mengatur lalu lintas kapal, kapal masuk, kapal keluar, begitu juga kegiatan bongkar muat barang serta pengawasan terminal dan dermaga, ujar Hariadi.
Lebih jauh Hariadi menyebutkan terkait kearifan lokal hasil pertanian seperti sayur mayur dari Tanjungbatu Kundur, yang di kirim antar pulau ke Penyalai, Pulau Burung, Sungai Guntung, sebaiknya menggunakan kapal kargo, jika pun ada menggunakan kapal penumpang, tidak melebihi kapasitas yang ditentukan, ujar Hariadi.
Mengenai informasi terkait dugaan adanya pengiriman rokok ilegal melalui pelabuhan Tanjungbatu, pihak KSOP tidak keberatan dinas instansi terkait melakukan penyelidikan dan pemeriksaan, ujar Hariadi.
Koordinasi instansi sambung Hariadi terus kita tingkatkan bersama TNI AL, Polairud, Imigrasi, Bea Cukai serta karantina.
Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Kundur Haji Muhamad Asyura, menyambut baik pengawasan yang dilakukan KSOP Wilker Tanjungbatu, ia berharap kedepannya agar pelabuhan Tanjungbatu Kundur semakin maju dan berkembang.
Semoga para investor datang untuk berinvestasi di Pulau Kundur, untuk kesejahteraan masyarakat di Pulau Kundur. (RK14)











