Menu

Mode Gelap
Ketika Sarkasme Kehilangan Daya Gigitnya Cuaca Kepri Ahad, 14 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Natuna dan Anambas Didominasi Berawan KONI Anambas Siapkan 15 Cabor untuk Berlaga dan Raih Prestasi di Porprov Kepri VI 2026. Bupati Aneng dan Warga Gotong Royong Bersihkan Kawasan Gunung Nyabung pada Jumat ASRI Wabup Raja Bayu Hadiri Launching Jum’at Siantan Berseri, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden

Nasional

Plt Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina Dorong Penguatan LMS Pamong Desa di Kepri

badge-check


					Plt Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina Dorong Penguatan LMS Pamong Desa di Kepri Perbesar

RiauKepri.com, JAKARTA – Plt. Gubernur Kepulauan Riau, Hj. Marlin Agustina, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keberlanjutan Learning Management System (LMS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Selasa (15/10/2024). Rakornas ini diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia dan mengusung tema “Learning Management System Pamong Desa untuk Desa Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Bahagia Menuju Indonesia Emas 2024.”

Rakornas tersebut bertujuan memperkuat implementasi LMS sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan di Indonesia. Dalam sambutannya, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri, Suhajar Diantoro, menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pihak untuk mendorong keberhasilan LMS ini.

Suhajar menambahkan bahwa peran kepala daerah sangat penting dalam menyukseskan LMS, terutama dalam memperkuat infrastruktur jaringan dan mendorong partisipasi pamong desa. “Jika kepala daerah mau, sinyal bisa tersedia di mana saja, kecuali pada kondisi yang sangat ekstrem,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suhajar menekankan bahwa keberhasilan LMS sangat bergantung pada tiga faktor utama: komitmen kepala daerah beserta perangkatnya, pembangunan infrastruktur jaringan, dan partisipasi aktif pamong desa. Ia juga berharap agar sosialisasi mengenai LMS dilakukan secara masif, sehingga para pamong desa memahami setiap fitur yang ada dalam sistem tersebut. “Harus ada sosialisasi agar pamong desa menyadari dan mengerti fitur-fitur dalam LMS,” tutupnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Plt. Gubernur Kepulauan Riau, Hj. Marlin Agustina, meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten di Kepri untuk memperkuat pelaksanaan LMS Pamong Desa sebagai kunci kompetensi dalam mewujudkan kemandirian desa. Dalam hal ini, Gubernur Marlin turut mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kepri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kepri, serta Kepala Bapelitbang Kepri dalam upaya mendukung pelaksanaan program ini.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pamong desa, dan dukungan infrastruktur, diharapkan LMS dapat menjadi alat penting untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian desa, sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2024. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRK Syariah Fasilitasi Penyaluran Dana PPKS untuk 16.021 Hektare Lahan Sawit di Riau

12 Juni 2026 - 09:08 WIB

Dirjen Imigrasi Ajak Jajaran Tinggalkan Praktik Lama dan Kembalikan Kepercayaan Publik

10 Juni 2026 - 14:24 WIB

Ditunda, Penerapan Batas Belanja Pegawai 30% APBD

8 Juni 2026 - 16:37 WIB

Peringatan Tsunami di Indonesia Berakhir, Korban Gempa Filipina Bertambah

8 Juni 2026 - 14:02 WIB

Usai Tes Kesehatan, 36 Siswa Resmi Jadi Penerima Program Kelas Beasiswa PT TIMAH

8 Juni 2026 - 13:51 WIB

Trending di Nasional