Menu

Mode Gelap
Hubungan Malaysia dan Filipina: Isu Sabah Kisah Herlina, Elvita dan Sinta: Perjalanan Menjadi Mualaf dan Harapan Baru dari Bantuan UPZ BRK Syariah BMKG: Sejumlah Wilayah Kepri Berpotensi Diguyur Hujan pada Kamis, 14 Mei 2026 Wartawan Tinggalkan Lokasi Kunker Kapolda Kepri di Anambas Karena Sulit Ambil Dokumentasi Polsek Mandau Ungkap Kasus Diduga Peny Peny Sabu di Bathin Solapan, Satu Pria Diamankan Zuliaifanda Bayi Penderita Jantung Bocor, Dapat Bantuan PT TIMAH Untuk Pengobatan

Pekanbaru

Jumpai Gubenur, Asmar Jelaskan Kondisi Meranti dari Infrastruktur Hingga Abrasi 

badge-check


					Jumpai Gubenur, Asmar Jelaskan Kondisi Meranti dari Infrastruktur Hingga Abrasi  Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melaporkan kondisi infrastruktur yang ada di wilayahnya kepada Gubernur Riau, Abdul Wahid, Kamis (17/4/2025), dalam rapat koordinasi perencanaan pembangunan se-Provinsi Riau, di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru.

Asmar menyampaikan sejumlah kebutuhan infrastruktur yang sangat mendesak untuk segera diselesaikan, agar aktivitas perekonomian masyarakat bisa berjalan lancar. Seperti pembangunan Jembatan Selat Akar di Kecamatan Tasik Putri Puyu, yang hingga kini belum rampung dikerjakan.

“Kami minta kepada Pak Gubernur, jembatan ini bisa segera diselesaikan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Termasuk Jembatan Panglima Sampul, semoga tahun ini bisa segera dikerjakan,” ucap Asmar.

Kemudian, Asmar mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, yang telah mengerjakan pembangunan jalan Alai-Mengkikip.

“Alhamdulillah sudah bisa dilewati masyarakat, hanya tinggal hot mix yang belum. Semoga pembangunannya bisa diteruskan oleh Pemprov Riau di tahun 2025 ini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Bupati Asmar turut menyampaikan kondisi pesisir pantai di Kepulauan Meranti yang terus terkikis oleh abrasi, terutama di Pulau Rangsang. Adapun total pesisir pantai yang terkena abrasi, sepanjang 148 kilometer, sedangkan pembangunan batu pemecah gelombang baru terbangun 3,18 kilometer.

“Untuk itu kami mohon Pak Gubernur untuk melaporkan hal ini kepada pemerintah pusat, agar dapat segera ditindaklanjuti, karena ini termasuk pulau terluar Indonesia,” harap Asmar.

Sementara itu, Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengharapkan lewat rakor tersebut bisa menghasilkan program-program yang disepakati bersama dan disampaikan kepada pemerintah pusat. Oleh karenanya, dia meminta para kepala daerah menyampaikan dan menginventarisir berbagai kebutuhan serta kendala yang dihadapi.

“Hasil dari Rakor ini nantinya akan kita tindaklanjuti bersama pemerintah pusat. Selanjutnya kita datangi kementerian apa saja yang kiranya sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang kita hadapi,” sebut Abdul Wahid. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Herlina, Elvita dan Sinta: Perjalanan Menjadi Mualaf dan Harapan Baru dari Bantuan UPZ BRK Syariah

14 Mei 2026 - 00:27 WIB

UPZ BRK Syariah Salurkan Bantuan untuk Mualaf di Pekanbaru, Wujud Kepedulian Zakat Pegawai bagi Umat

13 Mei 2026 - 16:27 WIB

Komitmen, PT BSP Bantu Perbaikan Gorong-gorong Penyebab Banjir di Sabah Auh

13 Mei 2026 - 10:41 WIB

BRK Syariah Gandeng Mahkota Medical Centre Hadirkan Promo MCU Beli 1 Gratis 1 untuk Nasabah

11 Mei 2026 - 14:36 WIB

BRK Syariah Meriahkan CFD Pekanbaru, Hadirkan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor dan PBB

11 Mei 2026 - 09:01 WIB

Trending di Pekanbaru