Menu

Mode Gelap
Ustadz Darmawansyah Putra : Hablum Minannas Harus Dibangun Sejak Usia Dini Program SEHATI 2026 Bantu UMKM Kepri Urus Sertifikasi Halal, Pedagang Kuliner Tanjungpinang Rasakan Manfaatnya Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Batam, Motor Korban Mulai Dikembalikan ke Pemilik Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Ramadan di Siak, Puluhan Peserta Ramaikan Lomba 18 KUB Desa Gemuruh Dapat Bantuan Sembako Dari PT Timbak TBK Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Lurah Bersama RT RW Pasang Lampu Elektrik dan Pelite di Sepanjang Jalan

Pekanbaru

Ini Dia Perusak Jalan di Riau, Baru 5 Bulan Dibangun Sudah Rusak Lagi

badge-check


					Jalan rusak parah disebab truk bertonase besar.  F: Ist Perbesar

Jalan rusak parah disebab truk bertonase besar. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU- Truk bertonase besar adalah pelaku utama penyebab jalan di Provinsi Riau ini menjadi rusak parah. Terkadang baru saja jalan dibaiki, tak sampai lima bulan sudah rusak lagi akibat truk yang over kapasitas itu.

Hal ini dibeberkan Gubernur Riau Abdul Wahid saat audensi dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, bersama
bupati/walikota, Senin (05/05/2025), di Jakarta. Sehingga beliau meminta dukungan dibangunnya rel kereta api Dumai-Inhu sebagai salah satu solusi mengatasi jalan cepat rusak.

“Kondisi jalan di Provinsi Riau saat ini tidak mampu menahan beban truk yang melebihi kapasitas. Kapasitas jalan hanya 8 ton, namun banyak truk bermuatan hingga 45 ton yang melintas. Hal ini menyebabkan kerusakan berat pada infrastruktur jalan,” ungkap Gubri Wahid.

Seharusnya, sambung Gubri Wahid, umur jalan bisa 15 sampai 20 tahun, tapi kenyataannya baru 5 bulan diperbaiki sudah hancur lagi karena over kapasitas. “Kalau ada rel kereta, bupati bisa lebih mudah merawat jalan yang ada,” katanya.

Persoalan lain yang dibahas adalah dampak banjir akibat pembukaan pintu pelimpah Waduk PLTA Koto Panjang. Ketika pintu pelimpah dibuka, air menggenangi jalan nasional hingga dua bulan lamanya dan menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat serta ekonomi daerah. Karenanya diminta bendungan tambahan untuk menahan air saat pintu dibuka. Jangan sampai jalan lintas Sumatera tidak bisa dilalui selama berbulan-bulan. (RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hujan Emas

15 Maret 2026 - 06:16 WIB

Talang Mamak Minta Perlindungan dan Pendampingan LAMR

14 Maret 2026 - 13:08 WIB

Polda Riau Gelar Program “JALUR” di Pesisir Sungai Siak, Bagikan Ratusan Takjil dan Layanan Kesehatan Gratis

14 Maret 2026 - 05:54 WIB

Kompang Aib

14 Maret 2026 - 05:50 WIB

Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas

12 Maret 2026 - 19:17 WIB

Trending di Pekanbaru