RiauKepri.com, PEKANBARU- Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriyah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban pada Ahad, 8 Juni 2025. Sebanyak 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing akan disembelih di halaman belakang Gedung PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru mulai pukul 08.00 WIB.
Ketua Panitia Kurban PWI Riau, Syarief Dayan, menyampaikan bahwa hewan kurban tahun ini berasal dari berbagai pihak, baik internal pengurus PWI maupun mitra kerja.
“Total ada tujuh hewan kurban, yakni lima ekor sapi dan dua ekor kambing. Ini adalah bentuk kebersamaan dan dukungan dari pengurus PWI serta para mitra dan tokoh yang peduli terhadap kegiatan keagamaan dan sosial,” ujar Syarief, Kamis (5/6/2025).
Rincian donatur sapi meliputi satu ekor dari Sekretaris PWI Riau N Doni Dwi Putra, satu ekor dari Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar bersama Ketua IKWI Riau Fatia Ulfa, Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, anggota Dewan Penasehat PWI Riau Ridar Hendri, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Martalena, dan Abdul Gapur.
Tiga ekor sapi lainnya berasal dari Pemerintah Kota Pekanbaru, PT Bumi Siak Pusako, dan PT Riau Petroleum Rokan. Sementara dua ekor kambing merupakan sumbangan dari Dr Afni Z SAP MSi dan Zelfriyandi.
Syarief menambahkan, kegiatan kurban ini telah menjadi agenda rutin tahunan PWI Riau sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota PWI untuk berpartisipasi aktif dalam proses penyembelihan dan pembagian daging.
“Alhamdulillah, ini bukan sekadar ibadah kurban, tapi juga momen memperkuat solidaritas, silaturahmi, dan empati antar sesama,” tuturnya.
Proses penyembelihan akan dipimpin oleh tim jagal berpengalaman, dan pendistribusian daging akan dilakukan menggunakan sistem kupon agar tertib dan tepat sasaran. Daging akan dibagikan kepada anggota PWI serta masyarakat di sekitar kantor.
Tak hanya itu, PWI Riau juga mengundang mitra kerja untuk turut hadir dan menyaksikan pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk partisipasi dalam semangat kebersamaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa insan pers juga hadir dan berkontribusi nyata dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, bukan hanya di ranah informasi,” tutup Syarief Dayan. (RK1/*)








