RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Semarak syiar Al-Qur’an mewarnai malam pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau dalam acara Malam Ta’aruf yang digelar Jumat malam (20/6) di Balairung Wan Seri Beni, Dompak. Acara ini menjadi gerbang pembuka yang sarat makna, menyatukan para kafilah dari seluruh penjuru Kepri dalam semangat ukhuwah dan cinta Al-Qur’an.
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, didampingi Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, menyambut hangat seluruh peserta yang akan berlaga di ajang penuh berkah ini. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa STQH bukan semata ajang kompetisi, tetapi juga media untuk menguatkan tali persaudaraan serta menghidupkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.
“Mari jadikan malam ta’aruf ini sebagai ruang silaturahmi, berbagi inspirasi, dan mempererat komitmen kita dalam membumikan Al-Qur’an. STQH ini harus menjadi pengalaman spiritual yang tak terlupakan, bukan hanya untuk peserta, tapi juga bagi masyarakat Kepri,” ujar Gubernur Ansar.
Lebih lanjut, Gubernur mengajak para kafilah menampilkan yang terbaik, karena hasil dari ajang ini akan menjadi wajah Kepri di STQH tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang dibawa jauh lebih penting daripada sekadar juara.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga mengukuhkan kepengurusan baru Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepri periode 2025–2030. Berdasarkan Keputusan Gubernur Kepri Nomor 366 Tahun 2025, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura dipercaya sebagai Ketua Umum, sementara mantan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, menjabat Wakil Ketua Umum.
Gubernur berharap LPTQ dapat menjadi motor penggerak dalam mencetak generasi Qur’ani melalui program yang terstruktur, profesional, dan berkesinambungan.
“Saya optimistis kepengurusan baru LPTQ akan membawa warna dan semangat baru. STQH XI ini adalah panggung awal untuk menunjukkan komitmen dan kontribusi nyata dalam pengembangan tilawah di Kepri,” imbuhnya.
Wakil Gubernur sekaligus Ketua LPTQ Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menekankan pentingnya kolaborasi antara LPTQ provinsi dan kabupaten/kota agar pembinaan berjalan merata dan berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi demi menyebarkan syiar Al-Qur’an lebih luas.
“LPTQ harus hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya saat ada event. Kita ingin syiar Al-Qur’an menembus ruang digital dan menyentuh generasi muda,” tegasnya.
Malam Ta’aruf ini menjadi titik awal dari rangkaian STQH XI yang akan digelar di Tanjungpinang. Dengan sinergi antara pemerintah, LPTQ, dan masyarakat, diharapkan STQH kali ini menjadi momen lahirnya para duta Qur’ani yang membanggakan Kepri di tingkat nasional. (RK90
Editor: Dana Asmara








