Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 28 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Polres Bengkalis Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Seberat 8.231,15 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 5.005 Butir Pemerintah dan Masyarakat Pulau Jemaja Sepakati Tata Kelola Panen Buah Kepayang Berkelanjutan Ketua Kelompok Tani Bukit Padi Apresiasi Rehabilitasi Irigasi, Harap Proyek Dilanjutkan hingga Kampung Pasiran LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan ‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau

Pekanbaru

Gubri Dukung Green Policing, Komitmen Lingkungan Riau Kian Tegas

badge-check

Gubernur Abdul Wahid komitmen terhadap isu lingkungan dukungan penuh konsep Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. F: Ist Perbesar

Gubernur Abdul Wahid komitmen terhadap isu lingkungan dukungan penuh konsep Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU – Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Riau dimanfaatkan Gubernur Abdul Wahid untuk menegaskan komitmen terhadap isu lingkungan. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap konsep Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Green Policing adalah pendekatan hukum berbasis lingkungan, mencakup pencegahan karhutla, penindakan perusakan alam, dan edukasi publik. Wahid menilai, langkah ini sejalan dengan program Pemprov, Green for Riau, yang fokus pada penurunan emisi karbon, pemberdayaan masyarakat, dan restorasi ekosistem.

“Kalau Polda punya Green Policing, kami punya Green for Riau,” ujar Wahid, Selasa (1/6/2025).

Kedua inisiatif ini dinilai saling melengkapi: Polri fokus pada penegakan hukum, Pemprov menggarap sisi sosial dan lingkungan.

Komitmen Wahid tak sebatas kata. Dalam 100 hari pertamanya, ia meluncurkan program Riau for Green, yang bahkan mendapat apresiasi UNEP dan diundang ke forum REDD+ di London, tanpa biaya dari APBD.

Riau sendiri memiliki peran vital dalam skema penurunan emisi global dengan 64% daratannya berupa lahan gambut.

“Jika dikelola baik, gambut bisa jadi solusi krisis iklim,” tegas Wahid.

Gubri juga membidik pendanaan global senilai USD 30 juta (Rp492 miliar) untuk mendukung restorasi dan pemberdayaan masyarakat.

Penutup Wahid tegas dan visioner:
“Keseimbangan manusia dan alam adalah kunci keberlanjutan masa depan.” (RK5)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

LAMR: Ketahanan Energi Harus Berbasis Kebudayaan

27 Juli 2026 - 16:52 WIB

‎Mahasiswa Sastra Indonesia UNILAK Juara 1 Lomba Melukis PEKSIMIDA Riau

27 Juli 2026 - 15:30 WIB

Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan

27 Juli 2026 - 10:20 WIB

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

25 Juli 2026 - 07:20 WIB

Trending di Pekanbaru