Menu

Mode Gelap
TJA Minta Maxim Stop Rekrutmen Driver Baru, Tunduk Terhadap Pergub Tarif Atas Bawah MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 11 Februari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026

Riau

Mantap, Menteri Kebudayaan Ingin Temui Dikha, Bocah Viral dari Pacu Jalur

badge-check


					Rayyan Arkan Dikha saat beraksi di atas jalur. Perbesar

Rayyan Arkan Dikha saat beraksi di atas jalur.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Rayyan Arkan Dikha (11), bocah viral penari haluan perahu dari tradisi Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Melansir dari riaupos.co, keinginan menteri kebudayaan ini disampaikan staf Kementerian kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kuansing. Kepala Disbudpar Kuansing, Drs Azhar, MM, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima informasi resmi terkait rencana tersebut.

“Ya. Pak Menteri Kebudayaan, Pak Fadli Zon ingin bertemu Dikha,” kata Azhar di Telukkuantan, Ahad (6/7/2025).

Azhar menjelaskan bahwa staf Kementerian juga telah meminta data lengkap mengenai Rayyan, termasuk nama orang tuanya. Seluruh biaya keberangkatan Rayyan dan keluarganya ke Jakarta akan ditanggung langsung oleh Menteri Fadli Zon.

Meski demikian, jadwal pertemuan masih menyesuaikan waktu Menbud dan aktivitas Rayyan, yang saat ini masih terlibat dalam lomba Pacu Jalur Rayon III bersama timnya, Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo.

“Kemungkinan setelah Rayon III selesai. Tapi kami masih menunggu konfirmasi jadwal dari Pak Menteri,” tambah Azhar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rayyan Arkan Dikha menjadi perhatian publik usai videonya menari di haluan perahu saat Pacu Jalur viral di media sosial. Penampilannya yang energik dan ekspresif dijuluki netizen sebagai bagian dari tren “Aura Farming.”

Mengenakan pakaian adat Melayu Riau dan kacamata hitam, Rayyan tampil sebagai Togak Luan, posisi penari di ujung depan perahu pacu. Aksinya yang spontan berhasil menarik perhatian hingga ke mancanegara. Ibunya, Rani, mengaku menerima banyak permintaan tampil langsung dari luar negeri, termasuk dari Inggris dan Dubai.

Rayyan sendiri mengaku tidak pernah berlatih khusus. Gerakannya muncul secara alami, dipengaruhi oleh lingkungan keluarga yang aktif dalam tradisi Pacu Jalur.

“Itu spontan saja. Tidak ada belajar atau latihan,” ujarnya saat ditemui di rumahnya.

Kementerian Kebudayaan menilai aksi Rayyan sebagai simbol kekuatan budaya lokal yang layak mendapat apresiasi dan pengakuan lebih luas. Pertemuan ini direncanakan menjadi bagian dari agenda pelestarian budaya dan pemberdayaan generasi muda daerah. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan

10 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bupati Siak Minta PT AIP Tanggungjawab, Terbukti Buang Limbah ke Sungai

9 Februari 2026 - 18:34 WIB

Di Bulan K3, PT BSP Pupuk Kekompakan Karyawan Lewat Fire Fighting Competition

9 Februari 2026 - 12:23 WIB

“Membunuh” Humor

8 Februari 2026 - 16:47 WIB

Utusan Khusus Presiden Terpesona dengan Destinasi Wisata Sejarah Siak

8 Februari 2026 - 12:05 WIB

Trending di Nasional