Menu

Mode Gelap
Polda Kepri Pastikan Batam Tetap Aman dan Kondusif Jelang Isu Unjuk Rasa Juli Sosialisasi B2SA di Ulu Maras, Pemprov Kepri Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Ketahanan Keluarga STV di Tambelan, Disdukcapil Bintan Terbitkan 589 Dokumen Kependudukan Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan

Nasional

PT Timah Tenggelamkan 36 Unit Atraktor Cumi di Perairan Buku Limau Belitung Timur

badge-check


					PT Timah bersama kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau menenggelamkan sedikitnya 36 unit atraktor cumi. F: Humas PT Timah Perbesar

PT Timah bersama kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau menenggelamkan sedikitnya 36 unit atraktor cumi. F: Humas PT Timah

RiauKepri.com, BELITUNG TIMUR — Untuk menjaga ekosistem laut dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan, PT Timah bersama kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau menenggelamkan sedikitnya 36 unit atraktor cumi di Perairan Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur belum lama ini.

Penenggelaman atraktor cumi oleh PT Timah tersebut diharapkan tidak hanya untuk menjaga ekosistem laut, tapi juga memberikan dampak ekonomi bagi nelayan sekitar. Harapannya atraktor cumi ini dapat menjadi rumah bagi para cumi sehingga memudahkan nelayan dalam menangkap cumi.

PT Timah juga melibatkan kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau untuk membuat atraktor cumi ini, sehingga bisa memberikan dampak ekonomi bagi nelayan itu sendiri

Ketua Kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau Amirudin mengatakan, penenggelaman atraktor cumi ini memang sangat dibutuhkan karena selama ini untuk mendapatkan cumi mereka harus melaut sangat jauh, ujar Amirudin

“Kami senang dengan adanya penenggelaman atraktor cumi ini, kalau nanti ini berhasil setelah dimonitoring kami tidak perlu lagi jauh-jauh untuk menangkap cumi. Selama ini kami harus melaut cukup jauh untuk bisa mendapatkan cumi,” ungkap Amirudin

Menurut Amirudin keberadaan atraktor cumi ini tidak hanya bisa meningkatkan hasil tangkapan mereka, tapi juga bisa menghemat penggunaan BBM saat melaut, ujar Amirudin

“Selama ini kami kalau melaut jauh, butuh bahan bakarnya banyak dan semakin hari semakin mahal. Tapi dengan adanya atraktor cumi yang ditenggelamkan dengan jarak yang cuma 1 mil saja, tentu selain lebih dekat kami juga bisa menghemat bahan bakar,” ungkap Amirudin

Sementara itu, Sekretaris Desa Buku Limau Muhammad Agung mengapresiasi langkah PT Timah yang telah menggelamkan atraktor cumi di daerah mereka sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan, ujar Agung

“Sekitar 90 persen masyarakat berprofesi sebagai nelayan, harapan kami kedepannya mudah-mudahan bisa menambah pendapatan nelayan. Karena memang sejauh ini nelayan kami cukup jauh kalau mau menangkap cumi,” ungkap Agung mengakhiri (RJ)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirjen Imigrasi Ajak Jajaran Tinggalkan Praktik Lama dan Kembalikan Kepercayaan Publik

10 Juni 2026 - 14:24 WIB

Ditunda, Penerapan Batas Belanja Pegawai 30% APBD

8 Juni 2026 - 16:37 WIB

Peringatan Tsunami di Indonesia Berakhir, Korban Gempa Filipina Bertambah

8 Juni 2026 - 14:02 WIB

Usai Tes Kesehatan, 36 Siswa Resmi Jadi Penerima Program Kelas Beasiswa PT TIMAH

8 Juni 2026 - 13:51 WIB

Anggota Polda Kepri Nurtakhim, Raih Prestasi Terbaik di Polda Sulsel

8 Juni 2026 - 08:43 WIB

Trending di Nasional