RiauKepri.com, PEKANBARU- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan masih terdeteksinya titik panas di Provinsi Riau, meskipun wilayah tersebut mulai diguyur hujan. Hingga Ahad (10/8/2025) pukul 23.00 WIB, terpantau sebanyak 18 titik panas di wilayah Riau.
Titik panas tersebut tersebar di beberapa daerah, yakni Kabupaten Bengkalis sebanyak 7 titik, Pelalawan 3 titik, Indragiri Hilir 3 titik, Siak 3 titik, Indragiri Hulu 1 titik, dan Kota Dumai 1 titik.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir P., mengatakan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih ada, meskipun beberapa wilayah telah diguyur hujan.
BMKG memprakirakan cuaca di Riau pada Senin (11/8) didominasi hujan ringan hingga sedang yang terjadi secara merata di pagi, siang, hingga malam hari di sejumlah kabupaten dan kota.
Pada pagi hari, hujan diperkirakan turun di Rokan Hilir, Kampar, Pelalawan, Siak, Indragiri Hilir, dan Pekanbaru. Siang hingga sore hari, hujan berpotensi terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Indragiri Hilir, dan Dumai. Malam hari, hujan masih berpeluang turun di Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Dumai.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini atas potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, dan Kampar pada pagi dan siang atau sore hari.
Suhu udara di Riau berada di kisaran 23,0 hingga 34,0°C dengan kelembapan antara 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 km/jam. Sementara tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Secara keseluruhan, total titik panas yang terpantau di Pulau Sumatera mencapai 253 titik, dengan jumlah terbanyak berada di Provinsi Bangka Belitung sebanyak 137 titik. (RK1)







