Menu

Mode Gelap
Pasar Sosial Tetti Amalia Apresiasi Penanaman Jagung Serentak Polsek Jemaja, Perkuat Kemandirian Pangan Daerah Matangkan Persiapan Porprov Kepri 2026, Tarung Derajat Anambas Pasang Target Tiga Emas Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Jemaja Tanam Jagung di Lahan Petani Bukit Padi Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi Prakiraan Cuaca Kepri Ahad 7 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Batam

Pemko Batam Perkuat Sistem Deteksi Dini, Antisipasi Kerawanan Politik dan Keamanan

badge-check


					Suasana rapat koordinasi TKDP Kota Batam, di ruang rapat Hang Nadim kantor Wali Kota Batam. F: Ist Perbesar

Suasana rapat koordinasi TKDP Kota Batam, di ruang rapat Hang Nadim kantor Wali Kota Batam. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya dalam memperkuat kewaspadaan dini guna mengantisipasi potensi kerawanan politik, sosial, maupun keamanan. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah (TKDP) Kota Batam yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam, Heriman, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, di ruang rapat Hang Nadim, Senin (15/9/2029).

Dalam sambutannya, Heriman menekankan pentingnya forum tersebut sebagai langkah strategis membangun sinergi antarinstansi serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
“Situasi politik dan keamanan nasional saat ini masih rentan. Karena itu, Pemko Batam harus bergerak cepat meredam potensi ketegangan sekaligus menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk menghadapi dinamika sosial yang berkembang. Pemerintah, menurutnya, perlu menyampaikan informasi secara resmi dan transparan kepada masyarakat serta membangun komunikasi sosial bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).
“Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rumusan konkret dalam meningkatkan sistem deteksi dini dan rencana aksi yang terukur,” tambahnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung, melaporkan bahwa kegiatan ini mengacu pada regulasi Permendagri tentang kewaspadaan dini serta Keputusan Wali Kota Batam terkait periode 2022–2025 dan 2025–2030. Sebanyak 183 peserta hadir, terdiri dari kepala OPD, camat, lurah, instansi vertikal, hingga pengurus FKDM di tingkat kota dan kecamatan.

“Rakor ini bertujuan meningkatkan kinerja TKDP sekaligus memperkuat peran FKDM dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat,” jelas Riama.

Sebagai penguat materi, kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dan Kejaksaan Negeri Batam.

Dengan koordinasi yang lebih intensif, Pemko Batam berharap stabilitas daerah tetap terjaga sehingga masyarakat dapat merasakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Foto Wajah LCM di Labeli BLACK LIST di Pintu Masuk THM, Timbulkan Pertanyaan Soal Hak Privasi

7 Juni 2026 - 05:39 WIB

Diduga Geng Motor Tusuk Karyawan Pabrik Pulang Kerja Dini Hari di Pesona Asri Batam Center

5 Juni 2026 - 16:44 WIB

Belajar Hukum dari Akar Peradaban: Mahasiswa Uniba Kuliah Lapangan di Museum Raja Ali Haji Batam.

5 Juni 2026 - 14:34 WIB

Respon Pergantian Kepala BGN, Ketua IARMI Kepri Optimistis MBG Makin Optimal di Bawah Kepemimpinan Nanik Suryati Deyang

3 Juni 2026 - 12:56 WIB

Turi Beach Resort Rayakan Anniversary ke-37 dengan Syukuran dan Donor Darah

2 Juni 2026 - 15:16 WIB

Trending di Batam