Menu

Mode Gelap
Di Balik Sorotan Dana BOS, SMKN 4 Tanjungpinang Minta Pemberitaan Berimbang Myanmar yang Menjadi Dilema Hadir di Trofeo PWI Riau, BRK Syariah Dorong Kolaborasi Positif Bersama Insan Pers Indra Saputra Maju PD Tidar Kepri, Serangkaian Kegiatan Seminar Dilaksanakan 10-11 Mei 2026 Sempat Vakum Akibat Pandemi, Helat Budaya ‘Sabtu Batam Berpuisi’ Kembali Bergema di Rumahitam Marwah Diri

Meranti

Warga Desa Bantar Ditemukan Meninggal Dunia, Ini Kronologis Lengkap Dari Kepolisian

badge-check


					Warga Desa Bantar Ditemukan Meninggal Dunia, Ini Kronologis Lengkap Dari Kepolisian Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Seorang warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam dan diduga terseret arus laut di perairan pantai Dusun Ayun, Desa Permai, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Korban diketahui bernama Syahdani Ikram (20), warga Jl. H. Abdullah RT 10 RW 05, Desa Bantar. Korban sempat dilaporkan hilang saat memancing di sekitar kawasan batu geronjong (pemecah ombak) bersama rekannya, Ramli (30), pada Rabu pagi (24/09) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Rangsang Barat IIPDA Ahmad Fauzi Menara kepada Wartawan, RiauKepri com, menjelaskan Kronologis Kejadian yang mana berdasarkan keterangan dari saksi, Ramli, pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban bersama saksi memancing di sekitar batu geronjong Pantai Tanjung Motong, yang berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai saat kondisi air laut surut.

Selanjutnya, pada pukul 10.00 WIB, air laut mulai pasang. Korban mengajak saksi untuk kembali ke daratan. Namun saat berenang menuju pantai, korban diduga kelelahan dan terseret arus laut. Saksi sempat mencoba memberikan bantuan menggunakan gabus pelampung, namun tidak berhasil menyelamatkan korban yang kemudian tenggelam dan hilang.

“Saksi meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu pencarian, pada saat kejadian,” kata Kapolsek.

Selanjutnya, Dijelaskan Kapolsek Rangsang Barat setelah dapat informasi tersebut pihak Polsek Rangsang Barat langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat serta Basarnas. Pencarian dilakukan menggunakan kapal nelayan dan sampan milik warga.

“Korban berhasil ditemukan pada hari yang sama, Rabu sore (24/09) sekitar pukul 14.30 WIB, oleh seorang warga bernama Rusli (35), warga Jl. H. Ibrahim RT 01 RW 03, Desa Permai. Jenazah korban ditemukan mengambang di laut sekitar 100 meter dari lokasi awal korban tenggelam,” terangnya.

Pada saat ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Desa Bantar untuk dimakamkan.

Berdasarkan Analisa, Kapolsek Rangsang Barat IPDA Ahmad Fauzi Menara menyampaikan bahwa korban diduga tenggelam akibat kelelahan saat berenang menuju bibir pantai di tengah arus laut yang mulai pasang. Penemuan jenazah pada saat air laut surut memudahkan proses evakuasi.

Selanjutnya, pihak kelurga korban menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan menyampaikan tidak akan melakukan tuntutan hukum di kemudian hari. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepri dan Meranti Perkuat Jalur Maritim dan Layanan Publik Lewat Kerja Sama Strategis

9 Mei 2026 - 13:02 WIB

Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti

8 Mei 2026 - 18:20 WIB

Bhabinkamtibmas Alahair Cek Ternak Warga, Kapolsek Tebingtinggi: Kita Ingin Masyarakat Ikut Mendukung Program Presiden 

8 Mei 2026 - 17:12 WIB

Hitungan Jam, Polsek Merbau Tangkap Tiga Pencuri Sarang Walet 

8 Mei 2026 - 15:45 WIB

Panglong Arang Ditutup, HMI Meranti Soroti Peran DPRD Kepulauan Meranti

8 Mei 2026 - 06:33 WIB

Trending di Meranti