RiauKepri.com, MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menyambut kedatangan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji beserta rombongan di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kamis (29/10/2026). Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya dalam menjaga keamanan perairan serta mendukung pengembangan potensi kemaritiman dan ekonomi masyarakat pesisir.
Kedatangan Danlanal Dumai disambut Bupati Asmar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, serta tokoh masyarakat.
Penyambutan berlangsung dengan nuansa adat Melayu, diawali pemasangan tanjak kepada Danlanal Dumai sebagai simbol penghormatan kepada tamu, dilanjutkan tari persembahan dan pertunjukan pencak silat.
Dalam kunjungan tersebut, Agung N. Kusumaji turut didampingi Ny. Genia Agung N. Kusumaji, Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (P) Darmawan Wijaksono, Dandenpomal Mayor Laut (PM) Fajar Untung Tri Sutopo, serta sejumlah anggota rombongan lainnya.
Bupati Asmar mengatakan, koordinasi dengan TNI AL memiliki arti penting bagi Kepulauan Meranti yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan dan kawasan pesisir yang luas. Menurutnya, keamanan perairan berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor kelautan dan perikanan.
“Sebagai daerah kepulauan, wilayah perairan merupakan bagian yang sangat penting bagi Kabupaten Kepulauan Meranti. Karena itu, sinergi dan koordinasi dengan TNI Angkatan Laut sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,”ujar Asmar.
Ia berharap, kunjungan tersebut dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan jajaran TNI AL sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing.
“Pemerintah daerah tentu menyambut baik setiap upaya untuk memperkuat kolaborasi. Kami berharap kunjungan ini membawa manfaat bagi masyarakat Meranti dan menjadi awal dari kerja sama yang semakin baik ke depan,” katanya.
Sebelum tiba di Selatpanjang, Danlanal Dumai bersama rombongan terlebih dahulu mengunjungi Pos Pembinaan Teritorial (Binter) Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Selatpanjang di Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang.
Dalam agenda tersebut, Danlanal juga melaksanakan ibadah sekaligus menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Attaqim di kawasan Pasar Tanjung Samak.
Rangkaian kunjungan kerja Danlanal Dumai di Kabupaten Kepulauan Meranti dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Oktober 2026.
Pada Jumat (30/10/2026), Danlanal Dumai dijadwalkan mengikuti pertemuan bersama Pemkab Kepulauan Meranti dan Forkopimda yang dipimpin Bupati Asmar. Pertemuan tersebut direncanakan membahas koordinasi dan sinergi dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta mendukung pembangunan daerah.
Agenda berikutnya meliputi peninjauan potensi perikanan yang dikelola Posal Selatpanjang di Tambak Ikan Dorak, termasuk rencana penebaran benih ikan untuk mendukung pengembangan sektor perikanan.
Rombongan juga dijadwalkan mengunjungi Posal Selatpanjang untuk mengikuti peresmian dapur Posal, penandatanganan prasasti, peninjauan gedung, serta penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat nelayan.
Kegiatan tersebut direncanakan menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI AL dan masyarakat pesisir sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional Posal Selatpanjang.
Selain sektor kemaritiman dan perikanan, kunjungan kerja Danlanal Dumai juga mencakup potensi ekonomi unggulan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Rombongan dijadwalkan mengunjungi Kilang Sagu Anak Ayam untuk melihat aktivitas pengolahan sagu, salah satu komoditas unggulan yang menjadi bagian dari identitas ekonomi masyarakat setempat.
Sementara itu, pada Sabtu (31/10/2026), rombongan dijadwalkan mengunjungi sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya usaha rumahan yang memproduksi mi sagu dan tanjak.
Kunjungan ke pelaku usaha tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi lokal serta aktivitas masyarakat dalam mengembangkan produk unggulan daerah.
Bagi Kepulauan Meranti, penguatan sektor kemaritiman dan pemberdayaan ekonomi pesisir merupakan dua aspek yang saling berkaitan. Keamanan wilayah perairan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, sedangkan pengembangan perikanan, pengolahan sagu, dan UMKM membuka peluang bagi peningkatan pendapatan masyarakat.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti berharap komunikasi dan koordinasi dengan TNI AL dapat terus ditingkatkan, terutama dalam mendukung keamanan wilayah perairan, pengembangan potensi daerah, serta kepentingan masyarakat pesisir.
“Yang paling penting adalah bagaimana sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keamanan wilayah perairan terjaga, potensi kemaritiman berkembang, dan masyarakat pesisir mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraannya,”kata Asmar.
Sinergi antara Pemkab Kepulauan Meranti dan TNI AL diharapkan dapat terus berkembang melalui koordinasi yang berkelanjutan, sehingga potensi kemaritiman, perikanan, dan ekonomi masyarakat pesisir dapat didukung secara optimal.(RK12).











