RiauKepri.com, MERANTI – Perbaikan jalan poros yang menghubungkan Desa Renak Dungun dan Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, kondisi jalan yang semakin baik juga membantu kelancaran perjalanan pelajar menuju sekolah.
Pemeliharaan berkala ruas jalan tersebut dilaksanakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2026 dengan alokasi sekitar Rp2,099 miliar.
Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., mengatakan pihaknya telah meninjau langsung pelaksanaan pemeliharaan jalan tersebut bersama Kepala Desa Renak Dungun, Zulfikar, serta sejumlah pekerja di lokasi, Kamis (29/10/2026).
“Alhamdulillah, hari ini kami melihat langsung pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Renak Dungun dengan Desa Kuala Merbau,” ujar Hermansyah.
Menurutnya, jalan yang layak merupakan kebutuhan penting masyarakat karena menjadi akses penghubung untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk pendidikan dan kegiatan ekonomi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya Bupati AKBP (Purn.) H. Asmar dan Wakil Bupati Muzamil Baharuddin, S.E., M.M., atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Kecamatan Pulau Merbau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan jalan di kampung kami, khususnya ruas Renak Dungun yang menghubungkan dengan Desa Kuala Merbau,” katanya.
Perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga berharap kondisi jalan yang semakin baik dapat mempermudah perjalanan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial antardesa.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah membangun jalan menuju Desa Kuala Merbau. Semoga jalan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujar seorang warga.
Warga lainnya berharap pemeliharaan infrastruktur terus dilakukan secara berkelanjutan agar akses antardesa semakin baik dan ruas jalan yang masih membutuhkan penanganan dapat diperbaiki secara bertahap.
Manfaat perbaikan juga dirasakan oleh para pelajar. Mereka mengaku perjalanan menuju sekolah kini lebih lancar.
“Alhamdulillah, kami ingin berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang telah membangun jalan Desa Renak Dungun. Sekarang kami sudah bisa pergi ke sekolah dengan lancar,” ujar seorang pelajar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, S.T., mengatakan pemeliharaan jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Menurut Rahmat, salah satu fokus Dinas PUPR adalah meningkatkan kemantapan jalan agar mobilitas masyarakat dan akses terhadap berbagai kebutuhan dasar semakin lancar.
“PUPR menjalankan program visi dan misi kepala daerah, yaitu percepatan dan pencapaian pemerataan infrastruktur. Salah satunya dengan meningkatkan kemantapan jalan,” kata Rahmat.
Ia menjelaskan, kondisi jalan yang baik diharapkan dapat mendukung akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, kegiatan ekonomi, pelayanan pemerintahan, serta aktivitas sosial lainnya.
“Tujuannya agar akses masyarakat untuk urusan pendidikan, kesehatan, ekonomi, pemerintahan dan lainnya dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Rahmat menegaskan, pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
“Program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di tahun berikutnya sampai ruas jalan yang dilakukan pemeliharaan dan rekonstruksi tuntas dan kondisinya menjadi mantap,” katanya.
Perbaikan ruas Renak Dungun–Kuala Merbau diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Pulau Merbau. Selain menunjang perjalanan pelajar menuju sekolah, jalan yang lebih baik juga diharapkan memperlancar distribusi kebutuhan sehari-hari dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ke depan, pemeliharaan secara berkala tetap diperlukan agar kondisi jalan terjaga dan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.(RK12).











