Menu

Mode Gelap
Kapolres Bengkalis Pimpin Sertijab Wakapolres, Kompol Ridho Perasetia Resmi Jabat Wakapolres Bengkalis Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci Sabut Batu

Riau

Pipa Minyak Bocor, HMI Meranti Desak Audit Independen dan Tanggung Jawab Penuh PT ITA

badge-check

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kepulauan Meranti, Mohd Ilham. Perbesar

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kepulauan Meranti, Mohd Ilham.

RiauKepri.com, MERANTI– Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kepulauan Meranti, Mohd Ilham, mengecam dugaan kelalaian dalam insiden kebocoran pipa minyak milik PT Imbang Tata Alam (PT ITA) di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menilai insiden tersebut bukan sekadar musibah biasa, melainkan kejadian serius yang perlu diaudit secara transparan.

“Insiden ini tidak bisa dianggap sebagai musibah biasa. Harus ada audit yang transparan untuk mengetahui akar penyebabnya. Kebocoran seperti ini tidak mungkin terjadi tanpa ada penyebab yang mendasarinya,” tegas Ilham dalam keterangannya, Sabtu malam (11/10/2025).

Menurutnya, kebocoran pipa minyak tidak hanya merugikan masyarakat, tapi juga berdampak langsung terhadap lingkungan hidup. Bahkan, ia menyebut kejadian ini berpotensi mencoreng citra Indonesia dalam tata kelola lingkungan sektor energi di mata internasional.

HMI mendesak PT ITA bertanggung jawab penuh, baik secara operasional, sosial, lingkungan, hingga hukum. Di sisi operasional, HMI menekankan pentingnya penggunaan alat penanganan tumpahan seperti oil boom dan oil skimmer, serta pembersihan lahan dan pengolahan limbah secara benar sesuai standar lingkungan.

Selain itu, Ilham meminta perusahaan memberi dukungan langsung kepada warga, seperti bantuan medis, masker, dan kompensasi biaya akibat dampak kebocoran. Rehabilitasi lingkungan juga menjadi sorotan, termasuk pemantauan kualitas tanah dan air pasca kejadian.

Transparansi informasi kepada publik dan media turut diminta, guna mencegah disinformasi dan menjaga akuntabilitas perusahaan. HMI juga mendesak audit independen melibatkan pihak eksternal guna memastikan tak ada konflik kepentingan dalam proses investigasi.

Dari sisi hukum, Ilham menyinggung Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta PP No. 22 Tahun 2021 yang mengatur penanganan pencemaran. Ia menegaskan bahwa prinsip polluter pays harus ditegakkan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pakar lingkungan dari beberapa universitas di Riau untuk menghitung dampak kebocoran ini. Semua temuan akan kami kawal dan sampaikan kepada publik,” tutup Ilham.

Terkait penanganan pipa minyak bocor, PT ITA sempat mengirim keterangan resmi sudah bergerak cepat. Sementara itu Kepala Desa Bagan Melibur, Isnadi Esman, mengaku penanganannya agak lambat. Sampai Sabtu malam (11/10/2025), belum warga masih berkumpul dan menunggu kedatangan tim dokter dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Padahal kasus pipa bocor ini sudah berlangsung dua hari.

Isnadi menyebutkan, akibat kebocoran pipa minyak itu hingga malam ini masih tercium aroma menyengat di sekitar lokasi kebocoran. Sejumlah warga mengungsi ke rumah saudara, sementara sebagian lain mengeluh lemas, mual, pusing, batuk, dan gejala lainnya. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

1 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Sabut Batu

1 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Peduli Warga Pesisir Rohil, Ditpolairud Polda Riau Salurkan Bantuan Beras dan Bibit Pohon Lewat Program JALUR

31 Juli 2026 - 21:25 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Sesap Cek Perkebunan Jahe Warga, Dukung Ketahanan Pangan

31 Juli 2026 - 15:24 WIB

Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Pengecekan Ketahanan Pangan Warga

31 Juli 2026 - 10:12 WIB

Trending di Meranti