Menu

Otomatis
Breaking News

Riau

Pipa Minyak Bocor, HMI Meranti Desak Audit Independen dan Tanggung Jawab Penuh PT ITA

badge-check

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kepulauan Meranti, Mohd Ilham. Perbesar

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kepulauan Meranti, Mohd Ilham.

RiauKepri.com, MERANTI– Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kepulauan Meranti, Mohd Ilham, mengecam dugaan kelalaian dalam insiden kebocoran pipa minyak milik PT Imbang Tata Alam (PT ITA) di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menilai insiden tersebut bukan sekadar musibah biasa, melainkan kejadian serius yang perlu diaudit secara transparan.

“Insiden ini tidak bisa dianggap sebagai musibah biasa. Harus ada audit yang transparan untuk mengetahui akar penyebabnya. Kebocoran seperti ini tidak mungkin terjadi tanpa ada penyebab yang mendasarinya,” tegas Ilham dalam keterangannya, Sabtu malam (11/10/2025).

Menurutnya, kebocoran pipa minyak tidak hanya merugikan masyarakat, tapi juga berdampak langsung terhadap lingkungan hidup. Bahkan, ia menyebut kejadian ini berpotensi mencoreng citra Indonesia dalam tata kelola lingkungan sektor energi di mata internasional.

HMI mendesak PT ITA bertanggung jawab penuh, baik secara operasional, sosial, lingkungan, hingga hukum. Di sisi operasional, HMI menekankan pentingnya penggunaan alat penanganan tumpahan seperti oil boom dan oil skimmer, serta pembersihan lahan dan pengolahan limbah secara benar sesuai standar lingkungan.

Selain itu, Ilham meminta perusahaan memberi dukungan langsung kepada warga, seperti bantuan medis, masker, dan kompensasi biaya akibat dampak kebocoran. Rehabilitasi lingkungan juga menjadi sorotan, termasuk pemantauan kualitas tanah dan air pasca kejadian.

Transparansi informasi kepada publik dan media turut diminta, guna mencegah disinformasi dan menjaga akuntabilitas perusahaan. HMI juga mendesak audit independen melibatkan pihak eksternal guna memastikan tak ada konflik kepentingan dalam proses investigasi.

Dari sisi hukum, Ilham menyinggung Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta PP No. 22 Tahun 2021 yang mengatur penanganan pencemaran. Ia menegaskan bahwa prinsip polluter pays harus ditegakkan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pakar lingkungan dari beberapa universitas di Riau untuk menghitung dampak kebocoran ini. Semua temuan akan kami kawal dan sampaikan kepada publik,” tutup Ilham.

Terkait penanganan pipa minyak bocor, PT ITA sempat mengirim keterangan resmi sudah bergerak cepat. Sementara itu Kepala Desa Bagan Melibur, Isnadi Esman, mengaku penanganannya agak lambat. Sampai Sabtu malam (11/10/2025), belum warga masih berkumpul dan menunggu kedatangan tim dokter dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Padahal kasus pipa bocor ini sudah berlangsung dua hari.

Isnadi menyebutkan, akibat kebocoran pipa minyak itu hingga malam ini masih tercium aroma menyengat di sekitar lokasi kebocoran. Sejumlah warga mengungsi ke rumah saudara, sementara sebagian lain mengeluh lemas, mual, pusing, batuk, dan gejala lainnya. (RK12)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkab dan Forkompinda Duduk ‘Semeja’ Dengan Pihak PLN Selatpanjang Terkait Listrik Sering Padam

15 Sep 2026 - 19:17 WIB

Pemkab dan Forkompinda Duduk ‘Semeja’ Dengan Pihak PLN Selatpanjang Terkait Listrik Sering Padam

Asap Semakin Tebal: Pagi Tanpa Matahari, Malam Tanpa Bintang di Pekanbaru

15 Sep 2026 - 08:25 WIB

Asap Semakin Tebal: Pagi Tanpa Matahari, Malam Tanpa Bintang di Pekanbaru

Satresnarkoba Polres Meranti Ringkus Tiga Pengedar Ekstasi

14 Sep 2026 - 19:55 WIB

Satresnarkoba Polres Meranti Ringkus Tiga Pengedar Ekstasi

NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas

14 Sep 2026 - 18:00 WIB

NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas

Hari Pramuka ke-65, Bupati Meranti Dorong Generasi Muda Kreatif dan Mandiri Dukung Swasembada Pangan

14 Sep 2026 - 13:40 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati Meranti Dorong Generasi Muda Kreatif dan Mandiri Dukung Swasembada Pangan
Trending di Meranti