RiauKepri.com, KEPULAUAN RIAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Kepulauan Riau akan diliputi cuaca berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang pada Sabtu, 22 November 2025. Kondisi ini dipengaruhi aktivitas awan konvektif serta kelembapan udara yang cukup tinggi di wilayah perairan Kepri.
Untuk Tanjungpinang, BMKG memprediksi cuaca dominan berawan sejak pagi, disertai potensi hujan ringan pada siang hingga sore hari. Suhu udara berkisar antara 25–30 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 90 persen.
Di Batam, peluang hujan sedang diperkirakan terjadi pada siang menjelang sore. Angin bertiup dari barat daya dengan kecepatan 10–25 kilometer per jam. BMKG mengimbau aktivitas pelayaran dan transportasi laut tetap mewaspadai kondisi perairan yang berpotensi disertai gelombang mencapai 1,5 meter.
Untuk wilayah Bintan, cuaca cenderung berawan dengan peluang hujan ringan pada malam hari. Kondisi angin cukup stabil, namun jarak pandang diprakirakan menurun saat hujan turun.
Sementara itu, Karimun diperkirakan mengalami hujan ringan terutama pada siang hari. Suhu udara berkisar 24–29 derajat Celsius. Masyarakat di pesisir diingatkan berhati-hati terhadap potensi genangan lokal saat hujan intensitas sedang.
Cuaca Lingga diprakirakan relatif lebih lembap dengan peluang hujan sedang pada sore hari. BMKG mengingatkan adanya potensi angin kencang sesaat akibat pembentukan awan cumulonimbus (CB) di sekitar perairan Lingga.
Untuk wilayah utara Kepri, Natuna berpeluang mengalami hujan ringan sejak pagi hingga siang hari. Kondisi laut diprediksi sedikit lebih bergelombang dengan ketinggian 1,5–2 meter. Nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas.
Sementara itu, Anambas diprediksi mengalami cuaca berawan pada pagi hari dan hujan ringan di malam hari. Angin dominan bertiup dari barat dengan kecepatan 15–25 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Kepri agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama bagi pengguna transportasi laut dan udara. Selain itu, masyarakat disarankan mempersiapkan perlengkapan penunjang seperti jas hujan atau payung ketika beraktivitas di luar ruangan. (Red)







