Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil

Riau

LAMR Bengkalis Gelar Fasilitas Pagelaran Kompang dari Kecamatan

badge-check

Kerlompok kompang dari Kecamatan berfoto bersama Perbesar

Kerlompok kompang dari Kecamatan berfoto bersama

RiauKepri.com, BENGKALIS – Berempat di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis Jalan Pramuka pada Sabtu malam (29/11/2025) menggelar kegiatan seni kompang yang menampilkan sekitar 100 penabuh dari desa Deluk dan Desa Jangkang Kecamatan Bantan dan ditambah penabuh kompang gabungan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mengangkat dan melestarikan budaya lokal Kabupaten Bengkalis.

Ketua Harian LAMR Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al-Karim, mengatakan bahwa LAMR berkomitmen menjadi wadah pelestarian seni tradisi, terutama kompang yang berkembang luas di desa-desa.

“Lembaga adat ini merupakan tempat untuk melestarikan seni tradisi. Banyak kelompok kompang tersebar di berbagai desa, dan kita berupaya memfasilitasi mereka agar dapat berkreasi,” ujarnya.

Syaukani menjelaskan, beberapa hari sebelumnya LAMR menerima surat permohonan tampil dari Kelompok Kompang Kolaborasi, gabungan penabuh dari berbagai desa di Kecamatan Bengkalis dan Bantan.

“Mereka meminta ruang untuk tampil, dan LAMR langsung memberikan apresiasi dengan menyediakan tempat agar mereka bisa menunjukkan kemampuan dalam mengolah seni kompang,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi para pegiat seni tradisi, termasuk generasi muda.

“Kegiatan ini penting untuk memberikan semangat bahwa selalu ada ruang bagi para pegiat seni tradisi,” tambah Datuk Seri Syaukani.

Pada malam tersebut, tampil kelompok kompang dari Desa Deluk, Desa Jangkang, serta gabungan penabuh dari berbagai desa lainnya. Syaukani menegaskan bahwa LAMR terbuka untuk memfasilitasi berbagai bentuk kreativitas seni masyarakat.

“Ke depan, selain kompang, LAMR juga akan mengembangkan kegiatan seni lainnya. Mulai Januari, kami menyiapkan pelatihan silat persembahan dan seni naviri. Kami berharap desa-desa bisa mengirimkan peserta untuk belajar dan mengembangkan seni tersebut di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

LAMR, lanjutnya, akan terus berupaya menjaga nilai-nilai adat, tradisi, dan seni budaya yang hidup di tengah masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris LAMR, Datuk Abdul Fattah, Pj Kepala Desa Jangkang serta pengurus LAMR lainnya. (RK2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN

21 Juli 2026 - 16:44 WIB

Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil

21 Juli 2026 - 10:37 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba Polres Bengkalis, Pengedar Sabu Dibekuk di Rimba Sekampung

20 Juli 2026 - 18:57 WIB

Empat Daerah di Riau Tuntas Bayar Gaji dan TPP ke-13, Siak Masuk Daftar Meski Dihimpit Tekanan Fiskal

20 Juli 2026 - 15:33 WIB

Trending di Pekanbaru