Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Riau

LAMR Bengkalis Gelar Fasilitas Pagelaran Kompang dari Kecamatan

badge-check


					Kerlompok kompang dari Kecamatan berfoto bersama Perbesar

Kerlompok kompang dari Kecamatan berfoto bersama

RiauKepri.com, BENGKALIS – Berempat di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis Jalan Pramuka pada Sabtu malam (29/11/2025) menggelar kegiatan seni kompang yang menampilkan sekitar 100 penabuh dari desa Deluk dan Desa Jangkang Kecamatan Bantan dan ditambah penabuh kompang gabungan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mengangkat dan melestarikan budaya lokal Kabupaten Bengkalis.

Ketua Harian LAMR Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al-Karim, mengatakan bahwa LAMR berkomitmen menjadi wadah pelestarian seni tradisi, terutama kompang yang berkembang luas di desa-desa.

“Lembaga adat ini merupakan tempat untuk melestarikan seni tradisi. Banyak kelompok kompang tersebar di berbagai desa, dan kita berupaya memfasilitasi mereka agar dapat berkreasi,” ujarnya.

Syaukani menjelaskan, beberapa hari sebelumnya LAMR menerima surat permohonan tampil dari Kelompok Kompang Kolaborasi, gabungan penabuh dari berbagai desa di Kecamatan Bengkalis dan Bantan.

“Mereka meminta ruang untuk tampil, dan LAMR langsung memberikan apresiasi dengan menyediakan tempat agar mereka bisa menunjukkan kemampuan dalam mengolah seni kompang,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi para pegiat seni tradisi, termasuk generasi muda.

“Kegiatan ini penting untuk memberikan semangat bahwa selalu ada ruang bagi para pegiat seni tradisi,” tambah Datuk Seri Syaukani.

Pada malam tersebut, tampil kelompok kompang dari Desa Deluk, Desa Jangkang, serta gabungan penabuh dari berbagai desa lainnya. Syaukani menegaskan bahwa LAMR terbuka untuk memfasilitasi berbagai bentuk kreativitas seni masyarakat.

“Ke depan, selain kompang, LAMR juga akan mengembangkan kegiatan seni lainnya. Mulai Januari, kami menyiapkan pelatihan silat persembahan dan seni naviri. Kami berharap desa-desa bisa mengirimkan peserta untuk belajar dan mengembangkan seni tersebut di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

LAMR, lanjutnya, akan terus berupaya menjaga nilai-nilai adat, tradisi, dan seni budaya yang hidup di tengah masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris LAMR, Datuk Abdul Fattah, Pj Kepala Desa Jangkang serta pengurus LAMR lainnya. (RK2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak

18 Januari 2026 - 17:36 WIB

K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah

18 Januari 2026 - 14:30 WIB

Menampi Dedap

18 Januari 2026 - 09:43 WIB

Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI

18 Januari 2026 - 06:02 WIB

Pulau Terubuk Bersholawat Bersempena Haul Raja Kecik Berjalan Khidmat

17 Januari 2026 - 23:39 WIB

Trending di Bengkalis