RiauKepri.com, KEPULAUAN RIAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin, 22 Desember 2025, didominasi oleh awan tebal hingga hujan ringan–sedang di sejumlah daerah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan gelombang laut terutama di wilayah perairan.
Berikut rincian prakiraan cuaca di masing-masing kabupaten/kota:
Tanjungpinang
Cuaca di Kota Tanjungpinang diprakirakan berawan sejak pagi, kemudian hujan ringan berpotensi turun pada siang hingga sore hari. Malam hari cuaca relatif berawan. Suhu udara berkisar 25–31°C dengan kelembapan tinggi.
Kabupaten Bintan
Wilayah Bintan diprakirakan berawan tebal pada pagi hari. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi pada siang dan sore hari, terutama di wilayah pesisir. Suhu udara berkisar 24–31°C.
Kota Batam
Cuaca di Batam diprakirakan berawan pada pagi hari. Siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan, disertai angin bertiup sedang. Malam hari cuaca kembali berawan. Suhu udara berada pada kisaran 25–32°C.
Kabupaten Karimun
Kabupaten Karimun diprakirakan hujan ringan dapat terjadi sejak siang hari. Pagi hari cuaca berawan, sementara malam hari masih berpotensi awan tebal. Suhu udara berkisar 25–31°C.
Kabupaten Lingga
Wilayah Lingga diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan pada siang dan sore hari. Kondisi laut di sekitar Lingga perlu diwaspadai karena angin dapat bertiup cukup kencang. Suhu udara berkisar 24–30°C.
Kabupaten Natuna
Cuaca di Natuna diprakirakan berawan tebal dengan potensi hujan sedang pada siang hingga malam hari. Masyarakat pesisir dan nelayan diminta waspada terhadap angin kencang dan gelombang laut. Suhu udara berkisar 24–30°C.
Kabupaten Kepulauan Anambas
Wilayah Anambas diprakirakan hujan ringan hingga sedang terutama pada siang dan sore hari. Kondisi perairan berpotensi bergelombang sedang. Suhu udara berkisar 24–29°C.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru serta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna transportasi laut dan nelayan, mengingat masih berlangsungnya musim hujan di wilayah Kepulauan Riau. (red)







